“Kasus stunting di Sulawesi Utara perlu menjadi perhatian serius. Meski faktanya menurun tapi tetap masih ada. Ini harus ada upaya yang akan dilaksanakan,” kata Wagub Kandouw saat diwawancarai awak media di Lobi Kantor Gubernur, Jumat (24/03/2023).
Wagub Kandouw yang juga selaku Ketua Satgas Stunting Sulut mengingatkan, soal komitmen dan koordinasi dalam penanganan masalah stunting.
“Tugas berat diingatkan komitmen kepala daerah. Ini penting karena komitmen mengingatkan kita tentang krusialnya kegiatan ini,” kata Wagub Kandouw.
Iapun menegaskan komitmen Presiden RI Joko Widodo harus ditransformasikan.
- Ingatkan Pemprov Sulut Serius Tindak Lanjuti Rekomendasi Dan Arahan BPK RI, Michaela Paruntu : DPRD Sulut Akan Pastikan Setiap Rekomendasi Ditindak Lanjuti Secara Maksimal
- DPRD Tomohon Gelar Paripurna Usul Pergantian Pimpinan, Sekkot Hadiri Mewakili Wali Kota
- Wali Kota Tomohon Hadiri dan Jadi Saksi Pemberkatan Nikah Samuel Rampisela dan Givenly Talumingan
Lanjut Wagub Kandouw bahwa dalam waktu dekat Pemprov Sulut bersama BKKBN akan melaksanakan kegiatan yang dipusatkan di Bolaang Mongondouw Timur (Boltim).
Ditempat yang sama Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir Diano Dino Tandaju mengatakan, BKKBN dan Pemprov berkolaborasi untuk menekan stunting.








