Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang M.Sc membuka kegiatan Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) tentang kesehatan reproduksi remaja,Bertempat di Wale MC Temboan Kelurahan Rurukan Kota Tomohon, Senin (04/02).
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang, mengajak generasi muda, remaja yang ada di Kota Tomohon untuk selalu bertekad katakan tidak pada pernikahan dini, seks bebas dan narkoba sehingga generasi muda yang ada di Kota Tomohon selalu menjadi generasi kebanggaan kita semua.
“Menurut Bank Dunia usia 10-24 Tahun terdapat 5 transisi kehidupan yang harus dilalui remaja yakni melanjutkan sekolah, mencari pekerjaan,memulai kehidupan berkeluarga, menjadi anggota masyarakat & mempraktekkan hidup sehat,” ujar Sekda Lolowang.
Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Daerah Kota Tomohon juga sebagai Asisten Umum Sekda Kota Tomohon Ir. Corry Caroles dalam laporannya mengatakan bahwa acara ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dan mempunyai dampak yang sangat besar untuk kemajuan generasi bangsa Indonesia lebih khusus kemajuan generasi Kota Tomohon.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Tujuan kegiatan ini agar peserta memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja – untuk perubahan perilaku kelompok masyarakat khususnya generasi muda agar dalam pergaulan selalu mengedepankan nilai moral yang berlandaskan agama, selain itu agar tercipta generasi muda yang sehat dan tangguh yaitu generasi berencana.Remaja saat ini diperhadapkan dengan persoalan sangat mengganggu masa depan mereka antara lain : remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan/hamil di luar nikah dan remaja yang terinveksi HIV-AIDS,terlibat narkoba dan masalah yang lainnya. Untuk mencegah remaja terhindar dari permasalahan tentu peran sekolah,keluaga serta adanya wadah sebagai wahana membangun dan mengembankan diri sangat penting yakni pusat informasi konseling remaja (PIK-R) wadah dari remaja oleh remaja untuk remaja,” urai Caroles.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara Drs Sugiyatna MM, dr. Jack Poluan,Kabid KSPK Sitti K Takalamingan S.Sos MAP dan tim, Pengurus Forum Anak Christo Bless Eman serta sebagai peserta dari unsur tokoh agama (Pdt) dan unsur remaja pengurus PIK-R. (Oma)







