Jakarta-Pemerintah Kota Tomohon terus mendorong pengembangan sektor industri kreatif sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Upaya tersebut ditunjukkan melalui audiensi bersama Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, kawasan Thamrin Nine, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Tomohon Caroll J. A. Senduk menyampaikan sejumlah usulan strategis guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerahnya. Salah satu poin utama adalah permohonan fasilitasi pengembangan creative hub yang direncanakan berlokasi di kawasan Menara Alfa Omega dan Michi no Eki Pakewa.
Selain itu, Pemkot Tomohon juga mengusulkan dukungan pelatihan bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor fesyen, kuliner, musik, kriya, hingga dekorasi bunga. Digitalisasi industri kreatif serta kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.
Tak hanya itu, Wali Kota juga mengundang Kementerian Ekonomi Kreatif untuk berpartisipasi dalam ajang Tomohon International Flower Festival 2026 yang menjadi agenda tahunan berskala internasional di Kota Tomohon.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
Menanggapi hal tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif menyambut positif berbagai inisiatif yang disampaikan. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Tomohon dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Menteri menekankan pentingnya penguatan kelembagaan di tingkat pemerintah daerah yang secara khusus menangani sektor ekonomi kreatif. Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah program Kementerian Ekraf dapat diimplementasikan di Kota Tomohon, disertai dorongan untuk membangun kolaborasi yang progresif antara pemerintah pusat dan daerah.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif diyakini mampu memberikan dampak signifikan terhadap indikator ekonomi makro daerah, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan tingkat pengangguran di Kota Tomohon.
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Tomohon drg. Jean d’Arc Karundeng, Kepala Dinas Pariwisata Judhistira Siwu, serta Ketua Umum Waralaba dan License Indonesia (WALI) Levita Supit. Sementara dari pihak Kementerian Ekonomi Kreatif hadir Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Yuke Sri Rahayu serta Koordinator Tenaga Ahli Menteri Septriana Tangkary. (*/Red)





