DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA
Manado – Pemerintah Kota Manado, memperpanjang Masa Tanggap Darurat kejadian bencana non-alam Covid-19 di Kota Manado, 27 ( dua puluh tujuh) hari kedepan. Perpanjangan masa tanggap darurat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bencana Non Alam dari Walikota Manado Nomor : 71/KEP/B.06/BPBD/2020.
Dalam surat itu, Walikota, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, menetapkan masa tanggap darurat, diperpanjang selama 27 (dua puluh tujuh) hari kalender terhitung sejak 3 Mei 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.
“Kejadian bencana non-alam Covid-19 di Kota Manado, 27 hari kedepan, dari tanggal 3 Mei sampai demgan 29 Mei 2020, ” ujar Walikota GSVL
Perpanjangan masa tanggap darurat ini melihat perkembangan kasus Covid-19 yang masih terjadi di Kota Manado. Semua pihak, pemangku kepentingan pun diminta mengerahkan semua potensi sumber daya manusia yang ada, bersama masyarakat, mari bergotong-royong dalam rangka penanganan kejadian bencana non alam yakni penyebaran virus corona atau Covid-19.
- Wali Kota Tomohon Ikuti Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pembukaan Turnamen Minahasa Selatan Bermazmur 2026
- Disnakerda Sangihe bersama Yayasan Sinibantu dan PT. Annur Jaya Gelar Pembekelan Bagi 42 Calon PMI Di Politeknik Nusa Utara Tahuna
“Status Tanggup Darurat Bencana Non Alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Manado, selama 27 (dua puluh tujuh) hari kalender terhitung sejak tanggal 3 Mei 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020,” demikian bunyi point Kesatu dalam Surat Keputusan tersebut. (*/JM)






