Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune J. E. Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat. Kamis (19/12/2024).
Pemkab Minut menggelar pasar murah dengan menyediakan daging babi bersubsidi di Pasar Airmadidi. Langkah ini dilakukan untuk membantu masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Kepala Dinas Perdagangan Minahasa Utara, S.M. Tapada, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menekan lonjakan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi di masa-masa penting.
“Penjualan daging babi bersubsidi di Pasar Airmadidi hari ini bertujuan menstabilkan harga dan mendukung kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Tapada.
- Disaksikan Wagub, Pemkot Bitung Dan Kanwil Kemenkum Sulut Sepakat Perkuat Sinergi Hukum, Pendidikan, Dan Penyelesaian Status Kewarganegaraan
- Pemkot Kotamobagu Pastikan Penyaluran BBM di SPBU Berlangsung Aman dan Lancar
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pentahbisan Menara Gereja Dan HUT Ke-141 Jemaat GMIM Imanuel Sondaken
Dengan harga subsidi Rp 90.000 hingga Rp 100.000 per kilogram, jauh di bawah harga pasar yang mencapai Rp 150.000 per kilogram, program ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintahan JG-KWL terhadap kebutuhan masyarakat.
Tapada menambahkan bahwa daging babi adalah salah satu komoditas utama yang berpotensi memengaruhi inflasi, sehingga subsidi ini juga berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Program pasar murah ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintahan JG-KWL untuk mendukung masyarakat dalam momen spesial, seperti perayaan Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025. Dedikasi ini mencerminkan komitmen Pemkab Minut dalam memberikan solusi nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat Minahasa Utara.
Diharapkan, program-program seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, serta menjadi langkah inspiratif bagi daerah lain dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan warga. (*)






