Pemkab Minut Apresiasi Kegiatan AP2HI dan ILO Indonesia Gelar Pelatihan Ketenagakerjaan dan Kesetaraan Gender

oleh -669 Dilihat

Minut-Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI) berkolaborasi dengan International Labour Organisation (ILO) Indonesia menyelenggarakan pelatihan di Desa Kema 3. Jumat, (28/07/2023).

Acara tersebut bertujuan untuk memberikan dukungan kepada komunitas perempuan yang bergerak di sektor perikanan dalam aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), standar ketenagakerjaan, dan kesetaraan gender.

Januar Rustandie, Koordinator Proyek Nasional ILO, menyatakan bahwa mereka bersama AP2HI datang ke Desa Kema 3 untuk memastikan bahwa proyek ini memberikan dampak yang efektif bagi masyarakat. Dalam pelatihan tersebut, hal-hal yang ditekankan termasuk pemahaman tentang peraturan ketenagakerjaan, aspek K3, dan pentingnya mencegah diskriminasi dan pelecehan seksual di lingkungan kerja.

“Kami bersama AP2HI datang ke Desa Kema 3 untuk melihat apakah projek kami sudah sesuai melakukan tindakan yang efektif bagi masyarakat, lebih bisa mengetahui terkait dengan peraturan-peraturan ketenaga kerjaan, terkait aspek K3, juga terkait dengan tidak boleh adanya diskriminasi dan pelecehan seksual di tempat kerja”, kata Januar menjelaskan.

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, melalui Asisten 2 Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Allan Mingkid, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

“Bupati Minahasa Utara memberikan apresiasi Serta mensupport kegiatan ini”, Kata Allan Mingkid.

Selain itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut, Jack Paruntu, menyampaikan komitmennya untuk mendukung program dari ILO dengan membantu komunitas MAMS Kema 3 dalam mendapatkan bantuan dari Kementerian, terutama untuk pengolahan ikan guna mencapai harga yang lebih baik.

“kami arahkan untuk bisa bikin kelompok, kemudian kami akan upayakan mendapatkan bantuan dari KKP, terutama untuk pengolahan ikan agar bisa mendapatkan harga yang lebih baik, ini bukan berfokus pada penangkapan ikan karena ini kan gender”, ujar Jack Paruntu.

Tidak hanya itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Minut, Edwin Ombuh, juga berjanji untuk membantu komunitas MAMS Kema 3 dengan memfasilitasi pembentukan koperasi sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian.

“Kami akan membantu kelompok/komunitas MOMS Kema 3, dengan memfasilitasi dalam pembuatan koperasi”, ungkap Edwin Ombuh.

Camat Kema, Daniel Komenaung, merespons kegiatan ini dengan antusias, menyatakan bahwa Desa Kema 3 sangat beruntung mendapatkan kesempatan dalam Program ILO dan AP2HI. Program ini memiliki dampak luar biasa bagi masyarakat, dan dia bersyukur karena Desa Kema 3 menjadi tempat perhatian para investor berkat kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung.

“Hal ini sangat luar biasa, karena tidak semua daerah bisa mendapatkan program ini, program ini kan dari PBB, dengan dua negara yaitu Amerika dan Jepang asalnya. sangat diharapkan kegiatan ini tentunya bermanfaat bagi masyarakat. Kami bersyukur dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin Lotulung para investor bisa melirik Desa Kema 3 untuk menerima program ini”, ujar Daniel Komenaung

Dengan kolaborasi antara AP2HI dan ILO Indonesia, pelatihan ini diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi komunitas perempuan nelayan di Desa Kema 3 dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3 dan kesetaraan gender di sektor perikanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Tim AP2HI, ILO Indonesia, Asisten 2 Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Allan Mingkid, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minut, Jack Paruntu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Minut, Edwin Ombuh, Camat Kema, Daniel Komenaung, Penjabat Hukum Tua Desa Kema 3 Ratna Sultraini, Perangkat Desa Kema 3 dan Masyarakat Desa Kema 3. (T3)

No More Posts Available.

No more pages to load.