Tondano – Berbagai penolakan terhadap pemakaman jenasah yang terkait Covid 19 yang terjadi disejumlah wilayah, tidak demikian di Minahasa.
Pemrintah Kabupaten Minahasa dibawa kepemimpinan Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey, SSi (ROR-RD) terus melakukan upaya dalam rangka melindungi warganya dari penyebaran covid-19, termasuk dalam rangka antisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi dalam pemakaman Jenasah covid-19.
Bupati ROR mengatakan bawa saat ini Pemda Minahasa sudah menyiapkan lahan di wilayah Kakas Barat untuk dijadikan lokasi pemakaman jenazah covid-19 untuk wilayah Kakas, Langowan, Tompaso, dan Kawangkoan serta Remboken.”Ucap Bupati ROR.
Lebih lanjut Bupati ROR menambahkan, demikian halnya untuk wilayah Tondano dan sekitarnya telah disiapkan lahan di wilayah Tondano.
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- Bupati Minut Pnt. Dr. Joune Ganda Hadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri
“Sememtara untuk wilayah Pineleng, Mandolang sampai Tombariri Timur. Sudah diusulkan kepada Pemerintah Provinsi untuk memanfaatkan lahan yang menjadi milik Pemprov di Kalasey,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati ROR, ini sudah ditindaklanjuti dengan peninjauan dari Tim Provinsi atas petunjuk Gubernur Provinsi Sulawesi Utara. Lokasi pemakaman tersebut menurutnya,akan ditata dengan baik dan juga tidak menutup kemungkinan ada jenasah dari daerah tetangga yang terkait covid-19 dan ditolak oleh warga di daerah asal dapat memanfaatkan lahan pemakaman ini.
“Saya berharap seluruh masyarakat tetap berdoa agar tidak ada lagi korban karena Covid-19. Dan bahkan suasana ini agar bisa cepat berlalu dan Tuhan tetap melindungi Minahasa dan Sulawesi Utara dari penyebaran Covid 19,” Tutupnya. (Ronny)








