MANADO – Komitmen Walikota Manado DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, untuk tetap merealisasikan pembayaran dana lansia tahap kedua, tetap akan dilaksanakan.
Bahkan, Lumentut berjanji seluruh dana lansia tahap II akan dilaksanakan pekan ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Oma-oma dan Opa-opa tetap tenang ne, karena minggu ini seluruh dana lansia siap dibayarkan,” kata Lumentut. Senin (23/11).
Menurut Walikota, pihaknya perlu merealisasi pembayaran dana lansia tahap II tersebut mengingat, dimusim pandemi saat ini para lansia wajib hukumnya untuk kita lindungi dari berbagai aspek. “Kita tidak pernah tahu sebesar apa kebutuhan para orang-orang tua kita (Lansia) dimusim pandemi seperti ini.
Tapi, ketika dibayarkan saya berharap dana ini akan sangat berguna untuk kebutuhan para lansia bersama keluarga lainnya,” jelas Lumentut, mantan birokrat karir yang pernah menitik karir sebagai Kadis PU Kota Bitung ini.
- Menenun Harapan dari Ruas Kasamaan–Sembel: Langkah Nyata PLN Hidupkan Ekonomi Desa Tempang Dua Lewat Paving Blok
- Bahas Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Walikota Honandar Hadiri Rakerwil VI APEKSI di Kendari
- Bakal Digelar Besok! DPRD Sulut Agendakan Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Tahun 2025
Kota Manado termasuk satu-satunya kabupaten-kota di Sulut yang ikut memproteksi 42 ribu warga kota Manado yang masuk dalam kategori lanjut usia (Lansia) dalam pembiayaan APBD tahunan. Kebijakan Walikota Manado ini terkesan langkah dan sarat dengan misi kemanusian, apalagi Indonesia sampai saat ini masih dalam suasana pandemi global akibat covid 19.
Lansia termasuk kategori umur di Indonesia yang dikenal rentang dengan penularan penyakit termasuk covid 19. Tak heran, data BPS tahun 2020 ini menunjukan dari 24,4 juta penduduk lansia, tingkat kematian akibat covid 19 menunjukan trend kenaikan. Kebijakan GSVL ini diharapkan tidak hanya membuat lansia sehat dan kuat, tapi juga mampu berpartisipasi dalam pembangunan kota Manado. (*/JM)






