Bitung- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bitung, yang merupakan milik Pemkot Bitung, saat ini terus berbenah dalam rangka menyambut tim akreditasi, yang dijadwalkan berkalung akhir Juli mendatang.
Hal ini dikatakan oleh Dirut RSUD Kota Briung, Dr Vivi Tumbel, Selasa (7/7/2027) di ruang kerjanya. Berbagai hal sudah dan sedang disiapkan oleh RSUD tersebut kata Tumbel, diantaranya, penanda tanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Muhammadiyah Manado, terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, praktik klinik mahasiswa dan inovasi pelayanan.
“MoU bersama lembaga pendidikan kesehatan ini, merupakansalah satu syarat untuk akreditasi. Selain itu, juga ada yang berkaitan dengan pelayanan kami, baik di poli, IGD, ketersediaan tenaga medis, yakni perawat, dokter umum, dokter spesialis, serta administrasi lainnya,” kata Tumbel. Mantan kepala Puskesmas Maesa ini mengatakan, keuntungan jika sudah terakreditasi, maka RSUD Kota Briung, akan bisa melayani pasien BPJS. Jadi warga tidak perlu khawatir lagi.
Selain itu lanjut Tumbel, saat ini rumah sakit yang baru beberapa tahun berdiri tersebut, sudah tersedia hampir 20 dokter spesialis. Mulai dari dokter ahli mata, ahli bedah, ahli penyakit dalam, dokter gigi, ahli kulit, serta puluhan dokter umum lainnya.
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
- Banggar DPRD Sulut Gelar Rapat Bersama Direksi Bank SulutGo, Bahas Rencana Penyertaan Modal Rp30 Miliar pada KUA-PPAS 2027
“Nantinya dalam waktu dekat ini sudah akan ada dokter ahli anastesi, yang akan menangani pasien sebelum oprasi. Ruang operasi kami sudah tersedia. Kami juga sudah ada dokter spesialis forensik,” jelas mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bitung tersebut.
Hanya saja diakuinya, saat ini rumah sakit tersebut masih kekurangan tenaga medis, baik perawat maupun dokter. “Kami sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk penambahan tenaga medis, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Memang saat ini kami belum menerima pasien BPJS. Hanya saja saat ini berobat disini, masih gratis karena ada subsidi pemerintah kota,” pungkasnya. (hzq)








