Bitung- Trio Plt Direksi Perumda Pasar Bitung, tengah menyiapkan strategi untuk bagaimana meramaikan pasar Pinasungkulan Sagerat.
Plt Direktur Utama (Dirut), Ramlan Mangkialo, didampingi Plt Direktur Operasional (Dir Ops), Vanny Kaunang dan Plt Direktur Umum, Ronny Boham mengatakan, keberadaan Pasar Pinasungkulan Sagerat memiliki potensi besar, tidak hanya untuk masyarakat dan pedang, tapi masyarakat lainnya, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Pasar Pinasungkulan Sagerat saat ini menjadi atensi kamis, untuk terus dikembangkan, agar menjadi semakin maju, karena dampaknya pada perekonomian kota Bitung secara umum,” kata Mangkialo, Selasa, (7/7/2026) di ruang kerjanya. Menurut Mangkialo, ada beberapa strategi yang disiapkannya, dalam rangka membuat pasar yang diresmiikan oleh Walikota Alm. Hanny Sondakh pada 2012 lalu tersebut, bisa “ramai”.
“Ada beberapa staregi yang sudah kami siapkan, diantaranya uji trayek untuk angkutan kota. Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait, terutama Dinas Perhubungan terkait hal ini,” kata Mangkialo.
- Pemprov Sulut Matangkan Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut
- Manado Juara Diterima Walikota Andrei Angouw, Tiga Penghargaan Inovasi Administrasi Kependudukan Diserahkan Gubernur Yulius Selvanus
- Bupati Delis: Reforma Agraria Harus Sejahterakan Rakyat, Tanpa Mengorbankan Investasi Dan Lingkungan
Sementara itu, DirOps, Vanny Kaunang mengatakan, pihaknya berencana menjadikan pasar Pinasungkulan sebagai pasar induk, dengan metode pengembangan usaha. “Nantinya akan ada pengembangan usaha, dengan cara Perumda akan jadi distributor untuk sejumlah produk di pasar rakyat tersebut. Produk hortikultura misalnya, masuk ke pasar Pinasungkulan terlebih dahulu semua, nanti didistribusikan ke pasar-pasar yang lain. Selain itu, harga juga akan diatur,” tandas Kaunang.
Senada juga dikatakan Dirum, Ronny Boham. Menurut mantan ketua komisi B DPRD Kota Bitung ini, percuma akan berusaha melengkapi semua jenis produk dan jenis dan barang dagangan di pasar Sagerat dengan harga yang dibawa. “Ini supaya masyarakat sekitar, bisa harga yang lebih murah, tanpa harus ke Girian. Karena dikawasan pasar Pinasungkulan, merupakan wilayah padat penduduk dan ini merupakan potensi besar,” jelas Boham.
Plt Dirut, Ramlan Mangkialo menambahkan, saat ini pihaknya sementara melakukan pembenahan sarana yang ada di pasar Pinasungkulan Sagerat tersebut. “Kios-kios akan kami diperbaiki, supaya lebih representatif. Kami juga sudah melakukan pemetaan dan verifikasi aset,” pungkasnya. (hzq)






