Bitung- Kegiatan reses masa persidangan ke tiga, tahun ke dua, tahun sidang 2025-2026, yang dilakukan oleh wakil ketua 1 DPRD Kota Bitung, Ronald Gunawan Kansil, SH di kantor Kecamatan Madidir, Selasa (4/8/2026) dihadiri oleh ratusan warga, yang menyampaikan berbagai aspirasi.
Berbagai peasalahan disampaikan warga kepada legislator Gerindra tersebut, diantaranya masalah drainase, jalan rusak, hingga polusi udara, yang diduga berasal dari perusahaan yang ada di kecamatan Madidir. Rese yang dihadiri oleh Camat Madidir, Heimans Kansil, para lurah se-Kecamatan Madidir, perwakipan Dinas PUTR Kota Bitung, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, LPM Kecamatan Madidir, serta mahasiswa KKT Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado tersebut, dimanfaatkan warga untuk menyampaikan keluhan.
Dalam sesi dialog, Feni Supit selaku warga Kelurahan Madidir Weru Lingkungan V RT 20, mengeluhkan kondisi jalan di belakang Rumah Dinas Wali Kota yang rusak parah dan belum memiliki saluran drainase. Menurutnya, setiap musim hujan, jalan tergenang air, yang mengakibatkan kerusakan jalan hingga semakin parah.
Sementara itu, warga lainnya yakni Welmi Hamber meminta pemerintah segera menindaklanjuti dugaan persoalan lingkungan di kawasan sekitar PT Sinar Food. Welmi mengaku kerap mencium bau menyengat yang mengganggu kenyamanan masyarakat dan berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, RGK, sapaan Ronald Gunawan Kansil menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Bitung, dalam hal ini organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Terkait keluhan drainase yang tersumbat dan kondisi jalan di depan SD Inpres 675, RGK mengakui persoalan drainase masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Bitung. Ia memastikan akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, serta instansi teknis untuk melakukan pengecekan dan penanganan sesuai kemampuan anggaran.
Sementara itu, mengenai jalan rusak dan belum adanya drainase di belakang Rumah Dinas Wali Kota, Ronald memastikan akan turun langsung meninjau lokasi bersama instansi teknis. “Saya akan turun lapangan langsung. Hasil peninjauan nanti, akan menjadi dasar pengusulan penanganan melalui Dinas Pekerjaan Umum sesuai skala prioritas dan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” kata RGK.
Ronald juga menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat menjadi tantangan bagi seluruh daerah. “Meski ada pengurangan dana transfer pusat ke daerah, tapi, DPRD bersama pemerintah Kota Bitung sudah berkomitmen untuk terus mengawal kebutuhan masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap melalui program pembangunan yang menjadi prioritas, karena kepentingan masyarakat adalah hal yang utama,” tandas Kansil. (hzq)






