Manado-Menghadapi Musim Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah bersiap, mengingat setiap jelang Nataru di Sulut aktivitas warga terbilang padat merayap serta intens, ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang susah ditebak.
Mengantisipasi hal tersebut, Pemprov Sulut menggelar “Rapat Koordinasi Kesiap Siagaan Bencana serta Peningkatan Aktivitas Masyarakat Menjelang Natal Tahun 2025 Dan Tahun Baru Tahun 2026”, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (4/12/2025).
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., menekankan pada kondisi krusial yakni perubahan pola iklim, yang menyebab kan cuaca tidak stabil, serta resiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, juga gelombang laut tinggi.
“Sulut termasuk Daerah rentan tinggi bencana, berdasarkan data indeks resiko bencana Indonesia (IRBI), saat ini aktivitas Masyarakat diprediksi meningkat sangat tinggi, mulai dari mobilitas dipusat keramaian, objek wisata, hingga lalu-lintas”, ujar Gubernur Yulius.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
Gubernur menambahkan, tujuan utama dari rakor kali ini adalah memastikan seluruh instansi siap, solid dan mampu bertindak cepat dalam kesiap siagaan bencana, serta dalam menghadapi musim perayaan Nataru bisa dengan aman dan terkoordinasi, imbuhnya.
Sementara itu nampak hadir juga dalam rapat koordinasi tersebut, Jajaran Forkompimda Sulut, Para Kepala SKPD, serta Petugas/Pegawai Teknis di Instansi terkait. (*JM)






