Tondano – Desa Timbukar Kecamatan Sonder masyarakat kini boleh tersenyum. Rasa pesimistis melihat kampungnya dapat dilalui kendaraan bermotor ke arah Kebun akhirnya terhapuskan seiring dikucurkannya dana desa sejak Tahun 2015 – 2019 lalu.
Infrastruktur Jalan-jalan Kebun dan kini telah dibuat, sehingga memudahkan masyarakat mengangkut serta memasarkan hasil bumi yang ada.
“Hasil bumi kami kini semakin mudah diangkut ke sentra-sentra pemasaran terdekat. Jadi dengan pembangunan infrastruktur, roda ekonomi kami perlahan menggeliat dan diharapkan terus berpengaruh bagi kesejahteraan masyarakat, ujar warga desa timbukar saat di temui awak media.
Hal senada juga dikemukakan Kepala Desa Timbukar Odri Lombogia sapaan akrab disebut Hukum Tua Odri menyampaikan atas atas nama kuntua Timbukar dan Masyarakat, pertama – tama mengucap syukur dan terima kasih kepada pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten dengan Adanya Anggaran DD, Desa Timbukar ada peningkatan perekonomian masyarakat.
- Nusantara Swim Competition 2026 Sukses Digelar, Dankodaeral VIII Manado : Tetap Junjung Tinggi Sportivitas, dan Terus Berlatih Demi Meraih Prestasi Terbaik
- Kunker di Kantah ATR/BPN Morut, Indera : Jangan Ambil Yang Bukan Hakmu
- Musda : Jangan Buat Kegiatan Angkanya Besar, Tetapi Output Dan Impact-nya Tidak Jelas
Lanjut Kuntua Ordi Lombogia pembangunan perintisan dan pengerasan jalan yang mereka dilakukan, bersumber dari dana desa (DD).
“Dari total jumlah DD 2015 yang mereka terima, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Selain diproyeksikan membuat jalan desa/ Kebun, Jembatan Dan sepanjang dana juga disalurkan untuk pembangunan talud, Puji Tuhan, respons masyarakat terhadap pembangunan infrastuktur sangat positif. Dukungan mereka ditunjukkan dengan gotong royong pada berbagai kegiatan pembangunan yang diadakan oleh pemerintah desa, termasuk pengerasan jalan desa beberapa waktu lalu,” ujar Lombogia.
Keberhasilan pembangunan di Desa Timbukar, dilihat langsung Tim Inspektorat, Dinas BPMPD, Satuan Tugas (Satgas) Desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT). (Ronny Rantung ).





