Bitung, Redaksisulut – Dengan adanya perubahan cuaca yang saat ini sering berubah-ubah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Pitter Lumingkewas ingatkan Masyarakat agar selalu menjaga kesehatan.
Dirinya menyampaikan bahwa perubahan iklim yang terkadang panas, lalu tiba-tiba turun hujan di khawatirkan dapat mengganggu kesehatan daya tahan serta imunitas tubuh manusia.
“Saat ini, Kita memang krisis soal iklim. Sehingga cuaca memang berubah-ubah dan itu berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat kita seperti penyakit demam berdarah (DBD) dan diaere”. Lumingkewas. Rabu, (15/2/2023).
Lumingkewas juga mengatakan bahwa penyakit demam berdarah dan diaere itu dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya yang paling penting adalah faktor lingkungan seperti sarana air bersih dan saluran air hujan.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
“Saya sempat melakukan penelitian. Lingkungan itu sangat berperan terhadap penularan ataupun terjadinya kejadian luar biasa DBD”. Katanya.
Seraya menambahkan bahwa untuk faktor lingkungan harus adanya kerja kolaboratif antar Dinas.
“Kerja-kerja kolaboratif ini perlu dilakukan untuk menekan angka penyakit DBD dan diaere”. Tambah Mantan Kepala RSUD Manembo-nembo. (*/Wesly)






