Lonjakan Drastis, Minahasa Utara Bertransformasi Menjadi Daerah Sangat Inovatif

Minut-Kabupaten Minahasa Utara yang sebelumnya dinilai kurang inovatif kini berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa sebagai daerah yang sangat inovatif.

Dibawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, Minahasa Utara meraih Indeks Inovasi Daerah sebesar 61,13, melonjak tajam dari tahun 2023 yang hanya mencatat indeks 29,60, klasifikasi yang masuk dalam kategori sangat tidak inovatif.

Pencapaian tersebut disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo dalam acara penandatanganan komitmen bersama penerapan Aplikasi Sistem Informasi Pusat Jejaring Inovasi Daerah (PUJA INDAH) di Balai Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Jakarta.

Berdasarkan penilaian sementara, Minahasa Utara kini masuk kategori “Sangat Inovatif” dengan rentang nilai 60,01 hingga 100,00.

Indeks Inovasi Daerah merupakan instrumen evaluasi yang mengukur tingkat inovasi suatu daerah melalui sejumlah variabel dan indikator dalam periode tertentu. Indikator yang dinilai meliputi regulasi inovasi daerah, ketersediaan SDM, dukungan anggaran, penggunaan teknologi informasi, serta integrasi program inovasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Indikator lain yang berperan penting dalam penilaian tersebut adalah ketersediaan jaringan inovasi, replikasi program, pelaksanaan inovasi, kemudahan akses informasi, serta kualitas dan kemanfaatan dari inovasi yang diterapkan. Dengan hasil ini, Minahasa Utara menunjukkan kemampuan untuk meningkatkan tata kelola daerah dengan inovasi yang signifikan dan berkelanjutan.

Penilaian ini sekaligus memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai daerah yang kini siap berkompetisi dalam inovasi, tak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional. (T3/*)

Loading