Sulut – Produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam negeri dan sektor Pariwisata bisa memajukan ekonomi nasional dan daerah. Karena itu kita harus terus tingkatkan produk UMKM terutama kualitasnya. Begitu juga sektor pariwisata yang sangat potensial di daerah termasuk di Sulut.
Hal itu terungkap dalam acara Launching Gerakan Nasional (GerNas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Banga Wisata Indonesia (BWI). (GerNas-BBI-BWI). Acara yang berlangsung Kamis (26/8) secara Firtual di Horel Four points Manado dengan tagline Pelangi Sulawesi.
Dari Jakarta secara virtual, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Mendag Muhammad Lutfi, Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Gubernur Bank Indonesia serta pimpinan BNI 46 yang melakukan Launching.
Sementara di Manado hadir Wamendag Jery Sambuaga serta Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw serta pejabat terkait dan pelaku UMKM.
Menko Investasi Luhut mengatakan potensi UMKM Indonesia besar dan bisa bersaing dipasar global. UMKM bahkan sangat eksis meskipun dilanda Pandemi. Daerah seperti Sulut harus mendorong terus UMKM dan pariwisata karena itu bisa majukan ekonomi. Banyak contoh UMKM yang kita bantu sudah maju, “Pemerintah pusat tetap memperhatikan UMKM”, tegas Menko Luhut.
Menurut Menko Luhut kita masyarakat Indonesia harus cinta produk dalam negeri seperti pakaian bentenan dan kopi dari Sulsel dan daerah lain.
Sementara itu Mendag Muhammad Lutfi mengatakan UMKM kedepan harus transaksi digital. Saat ini sesuai data culup banyak UMKM kita sudah lakukan transaksi digital. Kedepan kita dorong tingkatkan,karena ekonomi akan maju begitu juga pariwisata bisa bersinergi untuk majukan ekonomi.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey optimis ekonomi Sulut akan maju pesat kalau UMKM dan sektor pariwisata kita kembangkan. Menurutnya potensi Sulut besar. Ditengah pandemi kita terus mendorobg UMKM dan pariwisata untuk maju. “Banyak produk ungulan sulut yang tidak kalah dengan daerah lain”, ucap Gubernur Olly.
Gubernur Olly juga minta warga Sulut harus cinta produk daerah Sulut baik kain bentenan dan juga makanan dan produk kopi.
Sementara Wakil Mendag Jerry Sambuaga dalam dialog dengan wartawan bersama Wagub Steven Kandouw menilai produk UMKM asal Sulut tidak kalah bersaing dengan daerah lain bahkan bisah bersaing dipasar Global. Kita mendorong agar pelaku UMKM harus terus tingkatkan kualitas dan menguasai digital. Jaringan digital memang belum semua baik. Tapi Kementerian Kominfo terus membangun jaringan.
Pada kesempatan itu, Wagub Kandouw mengatakan UMKM dan sektor Pariwisata serta sektor pertanian dan lainnya telah mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut 8,49 persen pada saat ini. “Ini luar biasa dan ini data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Bukan dari Pemda Sulut,”kata Wagub Kandouw.
Untuk daerah kepulauan terus dibangun jaringan internet, Karena UMKM Sulut didorong melakukan transaksi digital kedepan.
Wagub Kandouw dalam dialog dengan Pelaku UMKM Kue Clapertat di Manado disela sela acara meminta agar ditengah pandemi harus eksis dan berinovasi. Perbankan akan membantu permodalan karena itu Perbankan hadir. “Sinergitas pemerintah pusat dan daerah terus berjalan baik agar semua program berjalan baik termasuk GerNas BBI-BWI di Pulau Sulawesi.” Tutup Wagub Kandouw. (*/JM)









