Manado – Dua perempuan masing masing berinisial AM alias Ahusta (47) dan NM alias Nadia (19), yang keduanya warga Kelurahan Malalayang Satu Lingkungan X Kecamatan Malalayang, kini harus mempertanggung jawabkan perbuatan mereka kepada pihak yang berwajib.
Pasalnya, kedua wanita ini telah menganiaya Febrianti Adriana Londo (24) warga Kelurahan Bahu Lingkungan VI Kecamatan Malalayang. Kedua pelaku ditangkap dirumah mereka masing masing. Minggu (17/3) sekitar 10.00 Wita.
Menurut informasi yang dirangkum, penangkapan itu berawal saat anggota sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Malalayang, menerima laporan dari korban. Dimana, korban telah dianiaya oleh kedua pelaku hingga babak belur.
Berdasarkan laporan LP / III /2019/SULUT/SPKT/SEK Malalayang, Tim Resmob Polsek Malalayang langsung bergerak mencari keberadaan kedua pelaku. Alhasil kedua pelaku diringkus di kediaman mereka masing masing. Selanjutnya digiring ke Mapolsek Malalayang untuk proses lebih lanjut.
- Gubernur Yulius Instruksikan Jajaran Perkuat Antisipasi El Nino, Katahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi
- Cegah Karhutla Meluas, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Gubernur Yulius Paparkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Rakyat
Sementara itu Kapolsek Malalayang, Kompol Frangky Manus ketika dikonfirmasi membenarkan mengatakan setelah dilakukan introgasi, kedua pelaku juga pernah terlibat kasus pencurian barang elektronik (curanik) berupa satu unit handphone J7 pro milik Natalia Denada Devinka, “saat ini kedua pelaku sudah dijebloskan kedalam sel dan akan segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. (Dwi)







