Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memantau perayaan Jumat Agung. (Foto :Ist.)
Manado – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Utara (Sulut), untuk meninjau dan memastikan menjelang perayaan Jumat Agung atau Wafatnya Isa Almasih berjalan aman.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolri menyambangi Gereja Katedral dan Gereja Masehi Injil Minahasa, Sulawesi Utara. Kamis (01/04/2021).
Hal itu dilakukan demi terciptanya rasa aman bagi umat Kristiani saat menjalani ibadah peringatan wafatnya Isa Almasih dan Paskah.
“Kami memastikan ibadah di wilayah yang mayoritas Nasrani dan banyak terdapat Gereja,” kata Sigit.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Sekadar diketahui, jumlah Gereja di Provinsi Sulut yakni sebanyak 5.279 tempat ibadah Kristen Protestan dan 295 Gereja untuk Kristen Katolik.
Wilayah tersebut juga kalau dilihat dari segi persentase agama yang dipeluk oleh masyarakatnya antara lain, Islam 30 persen, Kristen 64 persen dan agama lainnya 6 persen.
Selain mengunjungi gereja, Kapolri juga sempat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Mapolda Sulawesi Utara. Vaksinasi ini diikuti personel Polri dan masyarakat sekitar.
“Hari ini sebanyak 204 personel dan 60 orang masyarakat umum dari Puskesmas melaksanakan vaksinasi Covid-19,” ujar Kapolri.
Kapolri menjelaskan, sebanyak 8.053 personel di Sulawesi Utara yang sudah dilakukan vaksinasi tahap pertama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.617 personel yang sudah melakukan vaksinasi tahap dua yang artinya sudah 20,07 persen.
“Dalam pelaksanaan vaksinasi ini sebanyak 25 orang vaksinator Polri yang dibantu vaksinator dari puskesmas sebanyak 12 orang,” ujarnya. (***)








