Komisi IV Deprov Gorontalo Pantau Program Kampung KB di Kelurahan Talumelito dan Desa Tolotio

Deprov-Dalam upaya meninjau langsung efektivitas program pemerintah di akar rumput, Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja selama dua hari berturut-turut ke dua wilayah berbeda, di Kelurahan Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, dan Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Rabu (16/07/25).

Fokus utama kunjungan tersebut adalah mengevaluasi pelaksanaan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang dicanangkan pemerintah pusat.

‎Program Kampung KB sendiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa dan kelurahan melalui pendekatan keluarga sebagai unit dasar pembangunan.

‎Salah satu indikator penting dalam program ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar warga, seperti sanitasi dan air bersih.

Dalam kunjungan ke Desa Tolotio, Komisi IV menemukan data yang cukup menggembirakan: dari lima dusun yang ada, hanya tersisa 33 keluarga yang belum memiliki jamban sehat, dan hanya satu keluarga yang belum memiliki akses terhadap air bersih.

‎”Ini tentu pencapaian yang patut diapresiasi. Meski dalam kondisi keterbatasan anggaran, kita melihat semangat pemberdayaan masyarakat begitu tinggi,” ujar dr. Darsianti Tuna, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo.

‎”Dengan edukasi yang tepat, masyarakat mampu berkontribusi langsung dalam membangun desanya menjadi kampung keluarga berkualitas,” tambahnya.

‎Komisi IV juga menyampaikan bahwa mereka akan mengevaluasi lebih lanjut sejumlah kebutuhan prioritas di dua lokasi tersebut.

‎Hal ini, kata dr. Yanti, akan menjadi bahan pertimbangan untuk mendorong bantuan konkret, terutama melalui peran dan pengaruh masing-masing anggota DPRD di wilayah perwakilannya.

‎”Kami tidak hanya datang untuk menilai, tetapi juga untuk memberikan support,” ungkap dr. Yanti.

‎”Bahwa meskipun saat ini berbagai program pemerintah berada dalam situasi efisiensi anggaran, kami percaya target pembangunan di desa dan kelurahan tetap bisa dicapai bahkan dimaksimalkan,” tambahnya. ***

Loading