Manado- Banjir besar di Manado pada Januari 2023 menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan dan ruas jalan, termasuk ruas jalan penghubung di Kima Atas dan Pandu
Terdapat dua titik kerusakan yang terjadi dan salah satu titik kerusakan menyebabkan amblasnya tanah sehingga ruas jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat
Menyikapi hal tersebut, Komisi III DPRD Manado meninjau langsung jalan penghubung Kima Atas ke Kelurahan Pandu yang longsor dan telah menyebabkan timbulnya korban jiwa baru-baru ini.
Pada kesempatan itu, Komisi III memang mendapati jika jalan yang longsor tersebut membahayakan keselamatan orang yang melintas di daerah tersebut.
- PLN UP3 Manado Gelar Program “PLN Goes to School”, Edukasi Siswa tentang Bahaya Listrik dan Keselamatan Ketenagalistrikan
- Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Sulut, Gubernur Yulius Minta Warga Pesisir Tetap Wasapada
- 11 Pasang Pengantin Ikuti Pernikahan Massal di Pangolombian, Wali Kota Tomohon Serahkan Dokumen Kependudukan
Apalagi menurut pengakuan warga, tidak ada tanda yang dipasang dari arah Kelurahan Pandu yang mengingatkan pengendara jika jalan tak bisa dilewati.
Ketua Komisi III DPRD Manado, Ronny Jonas Makawata mengatakan jika jalan longsor itu bertepatan dengan bencana banjir Manado pada Januari 2023 lalu. Jalan itu adalah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
“Kami (Komisi III DPRD Manado) telah koordinasi. Dan PUPR Provinsi Sulut akan segera perbaiki,” kata Ronny, Selasa (28/3).
Adapun kunjungan lapangan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi III Lily Binti, Sekretaris Royke Anter, dan anggota Jean Sumilat, Lucky Datau serta Mona Kloer. (Mal*)






