Bonbol-Pemberhentian Direktur PDAM Bone Bolango Ahmad Bahri dari jabatannya, di nilai sudah tepat. Hal itu di katakan Ketua DPRD Bone Bolango Halid Tangahu,Rabu (13/03/2024).
Menurutnya, Pemberhentian itu,tentunya sudah melalui kajian dan komitmen yang tinggi dari Bupati Bone Bolango Merlan S.Uloli, sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM).
“Ini langkah yang tepat, dan sudah sesuai prosedur langkah yang di ambil Bupati, dalam mengedepankan pelayanan yang baik kepada masyarakat,”Ujar Tangahu.
Dirinya berharap,Direktur PDAM yang baru nanti harus memiliki kemampuan untuk menyusun dan melaksanakan strategi pengembangan jangka panjang dalam mengelola anggaran serta membangun hubungan yang baik bersama pemerintah daerah.
- Supardi : Kantah ATR/BPN Morut Pastikan Hadirkan Pelayanan Pertanahan Berkeadilan
- Gubernur Yulius Koordinasi Bersama Menaker, Dorong Revitalisasi BLK dan Perluasan Pelatihan Kerja
- BPKP Sulteng Serahkan LHEPP Pemda Morut TA 2026, Bupati Delis : Hasil Evaluasi Berikan Sejumlah Masukan Penting Untuk Perbaikan
“Direktur yang baru harus memiliki kemampuan strategis, manajerial yang tinggi, serta pengalaman dalam bidang pengelolaan air,”Tandas Tangahu. (*Arr)








