Minut-Kepelsus Lansia Pucuk Pimpinan KGPM menemui Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dalam suasana kekeluargaan. Selasa (11/3/2025).
Pertemuan tersebut menjadi momen penting untuk mempererat sinergitas serta menyampaikan undangan resmi bagi Bupati Joune pada perayaan Paskah Lansia KGPM yang akan digelar pada 26 April 2025.
Sekretaris Kepelsus Lansia Pucuk Pimpinan KGPM, Pnt Smart Pantouw, mengapresiasi dukungan penuh Bupati Joune terhadap program kerja Lansia KGPM.
Ia menyampaikan harapan agar kebijakan dan kepemimpinan Bupati Joune tetap membawa kesejahteraan bagi masyarakat Minahasa Utara.
- DPRD Bitung Perpanjang Masa Kerja Pansus Ranperda Penyertaan Modal Di Perumda Air
- Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal
- Pertama Kali Dipresentasikan di KADIN Pusat, TIFF 2026 Bikin Pengurus Nasional Terpukau: Tomohon Siap Jadi Magnet Investasi
“Kami juga sekaligus mengundang resmi pak bupati untuk hadir pada perayaan Paskah ini,” ujar Smart Pantouw.
Dalam pertemuan itu, Kepelsus Lansia KGPM juga menyampaikan dukungan dan doa bagi Bupati Joune agar senantiasa diberikan kesehatan dan kebijaksanaan dalam memimpin Tanah Tonsea. Dukungan ini menunjukkan adanya ikatan yang kuat antara pemerintah daerah komunitas keagamaan setempat.
Bupati Joune Ganda menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan rasa terima kasih atas doa serta dukungan yang diberikan.
Ia menegaskan bahwa sinergitas antara pemerintah dan komunitas keagamaan sangat penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan di Minahasa Utara.
“Saya berharap kolaborasi yang terjalin dapat semakin solid, sehingga mampu mendorong pembangunan yang berkelanjutan di daerah ini,” kata Bupati JG
Rencananya, perayaan Paskah Lansia KGPM akan dipusatkan di JG Center, Desa Matungkas, Minahasa Utara. Hadir dalam pertemuan itu sejumlah pimpinan Lansia Pucuk Pimpinan KGPM, termasuk Ketua Pnt Alex Rondonuwu, Bendahara Pnt Anita Lepar, dan Pnt Hetty Wuisan.
Melalui pertemuan ini, Kepelsus Lansia KGPM dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali menegaskan pentingnya persatuan dan sinergi dalam membangun daerah serta memperkuat peran komunitas keagamaan dalam kehidupan sosial masyarakat. (T3/*)








