Jakarta – Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, menghadiri Rapat Kordinasi (Rakor) Lintas Sektor, terkait Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Mori Utara, Kabupaten Morut, di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, yang digelar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPN) RI, Selasa (23/01/2024).
Rakor lintas sektor ini, membahas tentang RDTR Kecamatan Mori Utara, yang penyusunannya mendapat bantuan langsung dari Kementerian ATR/BPN RI, dalam Anggaran Biaya Tambahan (ABT) APBN 2023 sebesar Rp 1,7 miliar.
Kabid Tata Ruang Dinas PUPR Morut, Lohmeyer Prasasti Bawu ST MT, menjelaskan bahwa penyusunan RDTR Mori Utara ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan iklim investasi dan nilai tambah dengan kemudahan dalam perizinan usaha, baik usaha besar maupun UMKM.
Mori Utara, kata dia, diharapkan bisa menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agropolitan yang didukung oleh sektor pertanian dan jasa, dengan menjaga daya dukung lingkungan.
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
- Sekda Edwin Roring: ASN Tomohon Harus Jujur, Bertanggung Jawab dan Sukseskan TIFF 2026
- Hak Jawab UNG Terkait Berita ‘Biar Gubernur’, Diduga Diintimidasi, Mahasiswa Komunikasi UNG Pilih Seret Kajur ke Ombudsman
Sementara itu, Wabup Djira, sangat berterima kasih kepada Kementerian ATR/BPN RI atas bantuan yang diberikan buat Morut yang terus berjuang membangun daerahnya, demi mewujudkan masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas dan Sejahtera (SCS).
Selain Morut, Rakor lintas sektor ini juga diikuti oleh beberapa Kabupaten lainnya, seperti Kabupaten Maros, Takalar, Wajo, dan Bantaeng. (MCDD/NAL)








