Minsel-Kasus dugaan penipuan dengan modus arisan lelang yang menimpa ibu rumah tangga asal Amurang Irawati Rackman (38) kembali dipersidangkan dengan menghadirkan empat (4) orang saksi.
Terdakwa UK alias Wati (34),warga Boyong Pante Minahasa Selatan, didampingi kuasa hukumnya terlihat tertunduk malu dan meneteskan air mata dalam proses sidang mendengarkan pernyataan saksi-saksi saat ditanya oleh hakim dalam sidang saksi di Pengadilan Negeri (PN) Amurang Minsel.
Terdakwa tiba di Pengadilan Negeri (PN) pada pukul 01.00 WITA Kamis (05/09/2024) dibawah dengan mobil tahanan dengan seragam putih hitam saat memasuki ruang sidang.
Dalam Agenda sidang selain terdakwa UK alias Wati hadir juga saksi-saksi yang dimintai keterangannya juga korban Iramawati, serta adik terdakwa ikut bersaksi.
- Lantik 36 Kades Terpilih Periode 2026 – 2034, Bupati Delis : Pilkades Telah Selesai, Mari Bersama Membangun Desa Tanpa Ada Perbedaan
- Bupati Bersama Wakil Bupati Dan Forkopinda Tinjau Langsung Kebakaran Hutan Di Lereng Gunung Awu Sangihe
- Dampingi Gubernur Sambut Kedatangan Kapolda Baru, Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu : Selamat Datang Di Tanah Nyiur Melambai
Agenda sidang yang menghadirkan para saksi merupakan sidang pembuktian dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Adapun saksi yang dihadirkan sebanyak empat orang, dan satu orang hadir secara vitcon saksi dari korban Irawati Rakman.
Diketahui Terdakwa UK alias Wati merupakan terdakwa dugaan Kasus penipuan serta penggelapan uang dengan besaran sekitar Rp 48.000.000.(empat puluh delapan juta) tetapi hingga waktu yang dijanjikan korban tak menerima uangnya sepersen pun.
Sidang yang menghadirkan saksi-saksi dalam kasus arisan ini dipimpin oleh Majelis Hakim Marthina Ulina Sangian Hutajulu, SH, M.H.Li, Swanti Novitasari Sibori, SH, dan Dearizka, SH., M.H., dengan Jaksa penuntut umum (JPU) Ferdi Ferdian Dwirantama, SH.
Sidang selanjutnya akan di gelar Minggu depan. (*onal_m)







