Minahasa,-Kapolres Minahasa AKBP S. Sohpian, SIK, MH, memimpin langsung Program Jumat Curhat Polres Minahasa untuk mendengarkan keluhan masyarakat, bertempat Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Jumat (23/08/ 2024).
Dikesempatan itu Kapolres AKBP Sohpian menyampaikan pandangannya mengenai peran polisi di tengah masyarakat. “Polisi Seksi ” istilah tersebut menggambarkan bagaimana polisi sering kali menjadi pusat perhatian, di cari maupun dibenci.
“Contohnya, saat polisi melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas, banyak yang merasa terganggu dengan kehadiran polisi. Namun, saat terjadi kemacetan, banyak yang mencari-cari keberadaan polisi,” ungkapnya.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Minahasa yang “Asik” (Aman, Sejuk, Damai, dan Kondusif).
- Peringati Harkitnas Ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
- Dapat Tanah Orang Tua, Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
- Perkuat Kepastian Hukum Untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Dalam program Jumat Curhat ini, salah satu warga Jembri Worang yang merupakan seorang pensiunan, mengusulkan agar pihak kepolisian lebih gencar memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa polisi hadir untuk kebaikan dan keamanan bersama.
“Perlu juga diberikan pemahaman kepada polisi bahwa karakter setiap masyarakat berbeda-beda, sehingga hubungan antara polisi dan masyarakat bisa terjalin dengan baik,” sarannya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres AKBP Sohpian,menegaskan bahwa polisi adalah cerminan dari masyarakat. “Ketika masyarakat baik, polisi pun akan baik. Begitu juga sebaliknya. Namun, polisi tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat,”tutupnya.
Turut hadir Kapolsek Langowan Barat IPTU Adrian Tatontos, Camat Langowan Barat Ir. Sisca Maseo, Kasat Binmas IPTU W. Carlos, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta personel Polsek Langowan Barat. (Ronny).








