Minsel-Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Utara, mengunjungi keluarga anak stunting di Desa Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan. Rabu (12/07/2023).
Dalam kunjungan ini, Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg, didampingi Ketua Pokja Stunting, Ignasius Worung, dan Ketua Satgas Stunting, Murphy Kuhu.
Pada kesempatan itu, Tandaju menyoroti tingginya angka pernikahan dini di Desa Kumelembuai sehingga mengakibatkan kelahiran anak stunting.
“Jarak kehamilan dan pola asuh juga perlu diperhatikan,” Ujar Tandaju.
- Dominasi Regional Sulawesi, Pemprov Sulut Raih Penghargaan Tertinggi Penanggulangan Kemiskinan & Stunting, Terima Insentif Fiskal Rp3 Miliar
- Pemprov Sulut Raih Penghargaan Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan
- Pemkab Sitaro Terima Opini WTP Dari BPK RI, Plt Bupati : Ini Hasil Kerja Seluruh Jajaran Pemkab Sitaro
Diketahui, Jumlah anak stunting di Kecamatan Kumelembuai, Kabupaten Minahasa Selatan ada sebanyak 66 anak.
Turut hadir, Camat Kumelembuai Michael Waworuntu, dan Hukum Tua Desa Kumelembuai Hansye Mintalangi. (*/J.Mo)








