Minsel-Desas-desus adanya organisasi wartawan PWI “Liar” Bentukan Maimosa, menjadi atensi bagi pemerintah kabupaten Minahasa Selatan dalam hal ini Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo).
Kepada wartawan media ini Rabu, (9/4/2025) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Minahasa Selatan, Tusrianto F. D. Rumengan menyampaikan bahwa pemerintah saat ini tidak terlalu jauh masuk dalam sistem organisasi PWI yang ada, tetapi kami mengetahui bahwa PWI di Indonesia hanya satu di bawah pimpinan Hendri Bangun dan di Sulawesi Utara Voucke Lontaan sebagai ketua dan sekretaris Merson Simbolon, Wakil ketua OKK Jimmy Senduk serta struktur pengurus yang lain.
Terlepas adanya informasi ada pengurus lain,” itu kami tidak akan ikut campur urusan organisasi biarlah itu diselesaikan secara organisasi, “tambah Rumengan.
Saya mewakili pemerintah yang ada berharap konflik internal cepat selesai agar organisasi kebanggaan para Jurnalis bisa berjalan dengan baik sesuai namanya Persatuan Wartawan.
- Ekonomi Sulut Tetap Tumbuh Ditengah Ketidakpastian Global,Daya Beli Masyarakat Dan Kesejahteraan Petani Menjadi Perhatian Utama
- Wujudkan Keadilan Energi, Gubernur Yulius Perjuangkan Listrik di Daerah Terpencil : Bukti Nyata Kerja untuk Rakyat
- Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy : Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket
Selain itu kami mengusulkan kepada rekan-rekan wartawan agar selektif dalam menentukan organisasi yang sah dan sesuai aturan yang berlaku agar supaya dalam mengaplikasikan tugas dan fungsi wartawan sesuai dengan UU dan Kode Etik Jurnalis yang ada.
Pemerintah kabupaten Minahasa Selatan baru-baru ini juga mendapat informasi terlait PWI Kabupaten Minahasa Selatan telah selesai melaksanakan Musda ke III dan sementara dalam persiapan pelantikan.
“Jadi yang kami ketahui legalitasnya maka kami rasa legal juga dalam kemitraan,” tutup Anto panggilan sehari-hari. (onal_m)






