Manado – Berbalut Suka Cita dalam Nuansa Kesederhanaan, Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) menggelar Ibadah Pra Natal.
Bertempat di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Jumat (20/12/2024) dengan mengusung Tema “Menyebarkan Terang Natal Melalui Kata dan Karya”, Para Insan Pers yang kesehariannya melakukan Peliputan di Pemprov Sulut dengan Penuh Semangat Kekeluargaan melaksanakan Ibadah Pra Natal bersama dengan Anak-anak Yatim Piatu dan Para Kaum Dhuafa.
Ketua Panitia Adi Saleh mengatakan Kegiatan ini adalah wujud refleksi dan Toleransi dari Kebersamaan Para Wartawan yang ada di lingkup Kantor Gubernur.
“Ini adalah Tradisi Setiap Tahun bagi Kami, setiap kegiatan Keagamaan kami secara bersama-sama melaksanakannya, baik Acara Natal, maupun Acara di Bulan Ramadhan dan Halal bi halal ketika Idul Fitri, ujar Adi.
- Dampingi Wapres Gibran di Perkemahan Pemuda GPdI, Gubernur Yulius Tuai Apresiasi Atas Capaian Prestasi Pembangunan Sulut
- Dualisme Nasdem Bitung, Wenas Pastikan Longkutoy Gantikan Supit Usai Bertemu Surya Paloh
- Bupati Michael Thungari Membuka Kegiatan Pencanangan Dan Penandatangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sangihe
Sementara itu mewakili Pemerintah Provinsi Sulut, Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik di Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Hendra Tambajong didaulat untuk memberikan Sambutan dan Pesan-pesan Natal. Dalam Sambutannya Hendra mengatakan bahwa Kunci dari Perayaan Natal yang Penuh Damai dan Suka Cita ini adalah dengan bersyukur, kalau Kita mensyukuri apa yang telah diberikan Tuhan kepada Kita maka itu akan menjadi anugerah meski sekecil apapun itu.
“Bersyukur dan terus bersyukur setiap kebaikan dan kesempatan yang Tuhan berikan pada Kita, sebagai wujud nyata, bukti nyata pada sore hari ini kita bisa dipertemukan dalam ibadah kali ini dalam keadaan Sehat”.
Hendra menambahkan ada beberapa hal yang bisa Kita ambil kesimpulan dan hikmah bahwa menyambut perayaan Natal tak perlu ada kekhawatiran dan kecemasan.
“Jangan khawatir akan hari esok karena Burung di udara dan bunga bakung di padang pun Tuhan Pelihara” , imbuhnya. (*)






