Manado-Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) gencar melakukan Operasi Pasar, serta memperketat pengawasan terhadap jalur distribusi bahan pokok yang dijual di beberapa pasar tradisional dan memastikan tidak ada permainan harga atau dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus S.E., turun secara langsung untuk melakukan Sidak Pasar, serta meresmikan Kios-kios dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang menjual bahan pokok sesuai dengan HET, salah satunya yang ada di Pasar Bersehati, Manado, Jumat (12/12/2025).
Berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait, langkah ini diambil Pemprov Sulut untuk memastikan Warga Masyarakat bisa aman dari praktek-praktek permainan harga, serta Penimbunan/kelangkaan stok yang biasa terjadi jelang perayaan hari-hari besar keagamaan.
Gubernur Yulius menegaskan praktek penimbunan bahan komoditas kerap muncul jelang hari besar keagamaan, dan ini harus diberantas karena memicu kelangkaan serta lonjakan harga yang menyebabkan keresahan Masyarakat.
- Bupati FDW Pimpin Rapat Bersama Forkopimda Minsel, Bahas Berbagai Isu Terkini
- Momen Idul Adha 1447 H, PLN Tingkatkan Jam Operasi Listrik Pulau Paku Menjadi 18 Jam: Dorong Ekonomi Kepulauan di Morowali
- Komisi I Deprov Gorontalo Lakukan Kunker ke Desa Alale, Tinjau Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih
“Sebagai langkah antisipasi, Sidak Pasar harus terus digencarkan untuk praktek penimbunan atau gangguan logistik”, ujar Gubernur Yulius.
Masyarakat diharapkan bisa merasakan manfaat secara langsung dengan hadirnya Pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi di lapangan, dan bisa merayakan Natal dan Tahun Baru dengan kondisi aman serta nyaman tanpa rasa was-was karena kelangkaan bahan pokok, tutupnya.








