Gorontalo-DPRD Provinsi Gorontalo melakukan monitoring dan pengawasan harga bahan pokok di lapangan, guna memastikan ketersediaan serta stabilitas bahan pokok (sembako) di Provinsi Gorontalo dalam rangka bulan suci Ramadan 1446 Hijriah dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.
Hal itu di katakan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto saat melakukan pemantauan harga bahan pokok, di salah satu Minimarket, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Minggu (9/03/25).
Dikatakan Yapanto, Monitoring yang dilakukan Komisi II tersebut, untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga dengan baik.
“Komisi II akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan harga tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan signifikan,” Ungkap Mikson Yapanto,di dampingi anggota Komisi II lainnya.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Lanjut di katakannya, dari hasil monitoring, ditemukan bahwa stok bahan pokok masih mencukupi untuk 30 hari ke depan.
“Dari segi harga, sebagian besar bahan pokok penting masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.” jelas Yapanto.
Pada kesempatan itu, Komisi II Deprov menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar masyarakat tidak mengalami kesulitan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri nanti.
“Kami akan terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap terkendali, ”pungkasnya. (*Has)








