Gorontalo-DPRD Provinsi Gorontalo melakukan monitoring dan pengawasan harga bahan pokok di lapangan, guna memastikan ketersediaan serta stabilitas bahan pokok (sembako) di Provinsi Gorontalo dalam rangka bulan suci Ramadan 1446 Hijriah dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.
Hal itu di katakan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Mikson Yapanto saat melakukan pemantauan harga bahan pokok, di salah satu Minimarket, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Minggu (9/03/25).
Dikatakan Yapanto, Monitoring yang dilakukan Komisi II tersebut, untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga dengan baik.
“Komisi II akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan harga tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan signifikan,” Ungkap Mikson Yapanto,di dampingi anggota Komisi II lainnya.
- Poltek Agraria STPN Buka Peluang Sekolah Kedinasan, Jaring Generasi Muda Berminat di Bidang Agraria/Pertanahan Dan Tata Ruang
- Bicara di International Conference On Pesantren 2026, Menteri Nusron Ajak Masyarakat Sertipikatkan Tanah Wakaf Lindungi Aset Umat
- Serahkan Lebih 1000 Sertipikat Tanah Wakaf di ICOP 2026, Menteri Nusron Minta Penerima Jadi Pionir Percepatan
Lanjut di katakannya, dari hasil monitoring, ditemukan bahwa stok bahan pokok masih mencukupi untuk 30 hari ke depan.
“Dari segi harga, sebagian besar bahan pokok penting masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.” jelas Yapanto.
Pada kesempatan itu, Komisi II Deprov menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok agar masyarakat tidak mengalami kesulitan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri nanti.
“Kami akan terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap terkendali, ”pungkasnya. (*Has)







