Amurang – Nasib naas dialami oleh lelaki Dance Lendongan (74), warga Desa Noongan, Kecamatan Langowan Barat, Minahasa, yang ditemukan meninggal dunia usai jatuh dari pohon cengkih di area perkebunan Kayuwailan, Kelurahan Lowu Dua, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), pada Selasa (20/08/2019) siang
Kejadian berawal saat korban dan istrinya datang di kebun Kayuwailan untuk memetik cengkih. “Suami saya saat itu naik ke pohon cengkih dengan menggunakan tangga. Tak lama kemudian saya mendengar suara seperti ada benda yang jatuh,” terang ibu Cori Masi, istri Korban.
Istri korban kemudian mencari sumber suara tersebut dan menemukan suaminya sudah dalam posisi tidur telentang tak sadarkan diri di bawah pohon cengkih.
“Saya langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar kebun dan menghubungi pihak pemerintah desa bersama polisi,” tambah ibu Cori.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
Sementara itu, Kapolsek Ratahan, Kompol Ronny Tumalun, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini.
“Kami bersama tim medis mendatangi lokasi kejadian melakukan proses identifikasi dan evakuasi. Adapun korban dipastikan telah meninggal dunia, diduga karena terjatuh dari pohon cengkih. Pihak keluarga telah menyatakan penolakan untuk dilakukan proses otopsi,” tutup Kapolsek. (*/Kiki)








