Tahuna-Pemerintah kabupaten kepulauan Sangihe gelar Upacara peringatan Hari pendidikan nasional (Hardiknas) dirangakaikan demgan hari otonomi daerah, sekligus apel kerja bersama, pada Kamis (2/5/24) di lapangan Gelora santiago Tahuna.
Sebagai inspektur upacara, Penjabat Bupati dr Rinny Tamuntuan saat membacakan sambutan menteri pendidikan kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia menyampaikan, wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun bersama dengan gerakan merdeka belajar.
“Kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi, karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas. Kita sudah mendengar guru-guru mencoba hal-hal yang baru, karena mereka mendapat kepercayaan untuk menilai dan mengenal murid-muridnya, kita sudah menyaksikan para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi, karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas didalam kampus dan semua yang sudah diupayakan harus dilanjutkan sebagai perwujudan sekolah yang kita cita-citakan. Selamat hari pendidikan nasional, mari terus bergotong royong menyemarakan dan melanjutkan gerakan merdeka belajar, ” ucap Tamuntuan.
Terkait dengan hari Otonomi Daerah ke-28, Pj Bupati mengungkapkan beberap hal dari Menteri Dalam Negeri, dimana hari Peringatan Otonomi Daerah ini mengusung tema, otonomi daerah berkelanjutan, menuju ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
“Otonomi daerah dirancang untuk mencapai dua tujuan utama termasuk diantaranya tujuan kesejahteraan dan tujuan demokrasi.”
“Setelah 28 tahun berlalu, otonomi daerah telah memberikan dampak positif, berupa meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan Fiskal Daerah. Peningkatan tersebut diharapkan agar dimanfaatkan untuk program- program pembangunan dan kesejahteraan rakyat. “Pungkas Tamuntuan. (Yoss)








