oleh

Ini Penjelasan Pitter Lumingkewas Mengenai Penumpukan Masa Saat Vaksinasi Anak

Bitung, Redaksisulut – Ramai diperbincangkan masyarakat dan di Media Sosial (medsos) mengenai vaksinasi tahap 1 untuk anak 12 tahun sampai 17 tahun.

Pasalnya vaksinasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bitung dan di laksanakan di tribun lapangan kantor Wali Kota ini terjadi penumpukan masa.

Adapun beberapa postingan masyarakat mengenai penumpukan masa.

“So dari lalu kita so basuara pa DINAS KESEHATAN tolong bekeng jadwal yang mengatur supaya nda jadi sama deng di foto ini, memang so nimbole mo ator so???
Kong rupa ini ngoni mo Kase biar kalo ada cluster baru?”. Tulis Akun Welmi Lahinda Patuwoh dalam Grup Medsos Facebook.

“Kiapa kwa nda mo bekeng jadwal per kecamatan,,,
Rupa ini,,
Bisa jadi klaster baru..(anak”)
#sekedar_saran”. Tulis Akun Sari Hariyanto dalam Grup Medsos Facebook.

“Kiapa nda beking per sekolah?? Bahaya bagini model”. Tulis Akun Inry Mey dalam kolom komentar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Pitter Lumingkewas saat di konfirmasi menyampaikan bahwa dirinya kaget dengan terjadinya penumpukan masa.

“Untuk stok vaksin terbatas sehingga hanya 1 titik yang disetujui untuk vaksinasi tahap 1 untuk anak umur 12 hingga 17 tahun sehingga pelaksanaannya mulai dari pendaftaran yang dibatasi jumlahnya dan itu sudah ditutup kemari sehingga pendaftaran dan pelaksanaannya sudah tidak diumumkan Dinkes seperti biasanya”. Kata Pitter.

Lanjutnya bahwa, dengan sudah ditutupnya pendaftaran jadi kami harap tidak akan terjadi penumpukan masa saat vaksinasi.

“Tidak disangka ternyata yang datang melebihi kuota dan tidak tahu mereka mendapatkan infonya dari mana sehingga peserta jadi membludak”. Katanya seraya menyampaikan bahwa, meski ada kerumunan ada hikmah positifnya yaitu dahulu sejumlah fasilitas kesehatan sudah menyiapkan tim tetapi yang datang untuk divaksin sangat sedikit pesertanya, sekarang animo masyarakat sungguh luar biasa. (Wesly)