BITUNG – Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Bitung, Edison Humiang mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda ke-92, Rabu (28/10/2020).
Upacara itu digelar secara virtual melalui Youtube Kemenpora RI dan diikuti Edison di salah satu ruangan di UPTD Balai Pelatihan Tenaga Kerja (BPTK) Kelas A Sulut di Kota Bitung.
Usai mengikuti upacara virtual, Asisten I Pemprov Sulut ini menyampaikan ada beberapa hal penting yang ditekankan Presiden dan Menpora terkait peringatan Hari Sumpah Pemuda.

- IAIN Sultan Amai Gorontalo Resmi Menjadi UIN, Dharma Lauma: Kampus Dinilai dari Gagasan, Bukan Status.
- Perkuat Sinergitas, Ketua PWI Sulut Terima Audiensi Kantor Imigrasi Manado, Perkuat Sinergi Penyebarluasan Informasi Keimigrasian
- Di Tengah Kesibukan Syuting, Raynold Surbakti Pilih Hadir Untuk TOF 2026, Prestise TIFF Kian Mendunia
Diantaranya, kata dia, peran serta pemuda dalam memerangi wabah covid-19 yang harus menjadikan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum menghadapi covid-19.
“Semangat sumpah pemuda masih relevan hingga saat ini. Semangat persatuan sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di masa kini, yakni menghadapi pandemi covid-19,” kata Edison.
Selain itu kata Edison, pemuda harus tetap bersatu sebagai makna dari lahirnya Hari Sumpah Pemuda yang harus diimplementasikan dengan kondisi di tengah pandemi.

“Bersatu berarti kita harus bergerak bersama, bersatu berarti kita harus bergotong royong, bersatu berarti kita harus mengedepankan persamaan di antara sesama anak bangsa,” katanya.
Edison juga mengajak pemuda Kota Bitung untuk terap berkarya dan berinovasi kendati masih di tengah suasama pandemi covid-19.
“Sumpah Pemuda justru membawa energi positif yang menyatukan persaingan dan perbedaan, tidak harus membuat kita melupakan adanya masalah-masalah bersama, kepentingan-kepentingan bersama, maupun tujuan-tujuan bersama. Yang semuanya bisa kita selesaikan dengan cara bersatu dan bekerja sama,” katanya. (Advetorial)






