Sulut -Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), meraih penghargaan dalam pelatihan adjudikator, kerja sama Bawaslu Republik Indonesia dan Justitia Training Center di Jakarta 15-18 Juni.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Organisasi dan Diklat (SDM-OD) Bawaslu Sulut ini, mendapatkan penghargaan sebagai peserta terbaik dalam, ‘In House Training Pelatihan Adjudikator Angkatan I’.
Rumagit yang juga Anggota Tim Pemeriksa Daerah (TPD), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Sulut ini, mampu meraih nilai tertinggi dari para peserta pelatihan lainnya, yang berasal dari Bawaslu Provinsi se-Indonesia.
“Pelatihan ini merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia yang dilakukan Bawaslu dalam menghadapi pelaksanaan Pemilu,” kata Rumagit.
- Perkuat Kebersamaan Dimomen HUT RI Ke 81, Polres Bitung Gelar Olahraga Bersama Bhayangkari
- Mendengarkan Pidato Presiden Dalam Rangka HUT RI Ke 71, DPRD Bitung 2 Kali Gelar Paripurna Dalam Sehari
- Jalin Kerja Sama Dengan RSUD Bitung, Yayasan Rumah Lukaku Indonesia Lakukan Pemeriksaan Mata Dan Kitanan Gratis
Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga untuk penguatan personil pengawas pemilu, khususnya dalam pelaksanaan tugas, wewenang, dan kewajiban sebagai anggota Bawaslu.
“Ini untuk mewujudkan Pemilu yang berintegritas. Apalagi setiap personil Bawaslu harus diperhadapkan pada pelaksanaan sidang adjudikasi, sehingga perlu pelatihan dan peningkatan sumber daya manusia,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, menjadi adjudikator sebagai penyelenggara pemilu, dituntut untuk mengendapkan kejujuran, tidak berpihak, dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas.
“Prinsip utama yang dituntut sebagai adjudikator dalam penyelesaian sengketa. Ini dimaksudkan untuk menjaga kepercayaan dan kepentingan publik, legitimasi pemilu, independensi, netralitas, serta transparansi penegakan hukum,” jelas mantan pimpinan Bawaslu Kabupaten Minahasa ini.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu RI, yang menggelar pelatihan tersebut.
“Dari pelatihan ini, tentunya akan menambah ilmu bagi kami penyelenggara pemilu di daerah, dalam menjaga dan mewujudkan pemilu yang berintegritas, dan berkualitas,” tandasnya. (*)








