Minahasa – Presiden RI Joko Widodo membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2021 yang digelar secara virtual dari Istana Negara Jakarta, Rabu (25/08/2021).
Rapat disaksikan lewat kanal YouTube sejumlah kementerian/lembaga ini diikuti oleh para Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia, termasuk Bupati Minahasa Dr. Ir. Royke Oktavian Roring, M.Si. IPU. ASEAN. ENG dan Wakil Bupati Dr. ( H. C) Robby Dondokambey.SSi.
Presiden Jokowi meminta agar menjaga TPIP dan TPID menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga terutama bahan pokok apalagi di tengah kondisi daya beli masyarakat turun.
“Harga bahan pangan sangat penting kalau ada hambatan segera selesaikan harus banyak kerja di lapangan mencari tahu kendala yang ada baik kendala produksi maupun distribusi,” Ucap Presiden.
- Dampingi Wapres Gibran di Perkemahan Pemuda GPdI, Gubernur Yulius Tuai Apresiasi Atas Capaian Prestasi Pembangunan Sulut
- Dualisme Nasdem Bitung, Wenas Pastikan Longkutoy Gantikan Supit Usai Bertemu Surya Paloh
- Bupati Michael Thungari Membuka Kegiatan Pencanangan Dan Penandatangan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Sangihe
Selain itu TPIP dan TPID diminta tidak hanya fokus mengendalikan inflasi saja tapi proaktif mendorong sektor ekonomi yang tumbuh produktif dengan memantu produktifitas petani nelayan dan perkuat sektor UMKM agar bertahan dan naik kelas.
Presiden juga menginstruksikan agar dapat memanfaatkan pandemi untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian sebagai sektor unggulan yang melibatkan banyak tenaga kerja.
Presiden juga menyatakan kita wajib bersyukur karena di masa pandemi ini perekonomian negara semakin membaik tapi tetap harus menjaga kewaspadaan. Di kuartal kedua Tahun 2021 mampu tumbuh 7,07 persen year on year dan inflasi terkendali di angka 1,52 persen year on year.
Di kuartal ketiga 2021 kita harus tetap waspada dan hati-hati mengatur keseimbangan kesehatan dan ekonomi, menghentikan penyebaran Covid-19 tetap harus dikerjakan dikendalikan. Masyarakat yang rentan hrs kita lindungi. Daya beli harus kita tingkatkan dorong sisi demand sehingga bisa menggerakan pertumbuhan ekonomi. (Ronny)








