Bitung, Redaksisulut – Proyek dana kelurahan di Girian Weru, Kecamatan Girian dinilai asal jadi, padahal menggunakan dana sebesar Rp. 259.096.600.
Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Bitung Habriyanto Achmad (HYA) saat turun langsung melihat kualitas pekerjaan yang kini sudah mulai rusak. Senin, (27/1/2020).
“Beberapa proyek yang dikerjakan mulai dari perbaikan drainase dan pembuatan jalan paving yang dikerjakan oleh kontraktor amburadul. Semua pekerjaan yang dibuat tidak becus karena tidak sesuai spek. Hanya disentuh dengan kaki corannya langsung berhamburan dan untuk drainasenya tidak jelas mentok tanpa arah yang dimana air yang mengalir akan tertampung dan akan naik ke jalan. Begitu juga dengan jalan paving yang baru dilewati mobil pavingnya sudah bergeser”. Katanya.
Ia juga mengatakan bahwa selain kinerja yang asal-asalan, ada dua item yang tidak dikerjakan pihak kontraktor, padahal masuk dalam rincian anggaran.
- 39 Barang Bukti Berkekuatan Hukum Tetap Dimusnahkan Kejari Bitung
- Solusi Praktis Kendaraan Listrik, PLN Hadirkan Kemudahan Pendaftaran “Home Charging Services” Ultima melalui Aplikasi PLN Mobile
- Gubernur Yulius Lantik Pengurus FKUB Periode 2026-2031,Jadikan FKUB Jembatan Komunikasi dan Penjaga Harmoni Sosial
“Item pertama belanja modal peralatan kebersihan dan mesin pengadaan alat pembersih dengan anggaran sebesar Rp 34.500.000 yang didalamnya terdapat beberapa unit pengadaan dan perbaikan sampah dan item kedua belanja modal aset tetap lainnya pengadaan aset tetap renovasi dengan anggaran sebesar Rp. 5.000.000 untuk perbaikan satu unit toilet. Lalu dikemanakan anggaran ini? Kalau seperti ini, anggaran dana Kelurahan tidak terserap secara maksimal.”Kata HYA.
Dalam peninjauan ini juga ada keluhan dari warga setempat bahwa pengerjaan yang belum lama dibuat kini sudah mulai rusak.
Lurah Girian Weru Youkefin Marthin saat ditemui HYA tidak berada di kantor. (Wesly)







