Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda
SULUT – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), lembaga penyelenggara pemilu di bumi Nyiur Melambai, Ketua Bawaslu Sulut meminta masyarakat pemilih menjaga integritas. Itu dengan melakukan penolakan secara tegas terhadap politik uang.
Money politic menjadi keseriusan Bawaslu Sulut. Apalagi di hari mendekat pemungutan suara. Aksi membeli dukungan masyarakat dengan duit ini kans semakin masif. Demikian Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda. Dia memastikan pihaknya serius dengan persoalan politk uang tersebut.
“Terkait dengan intensitas terhadap politik uang yang saat ini kita bersama-sama harus dengan tegas menolak dan berperan aktif berani menjadi pelapor apabila hal demikian terjadi,” tandas Malonda, belum lama ini di Manado.
Ia mengungkapkan, Bawaslu Sulut terus melaksanakan sosialisasi dan berkoordinasi dengan peserta pilkada. Ini untuk sama-sama mewujudkan pilkada tahun 2020 yang berintegritas.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
“Semoga setiap kita mau bersama-sama, antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu dapat menerapkan pilkada yang berintegritas dengan baik,” jelasnya.
Disampaikannya pula, Bawaslu membutuhkan dukungan dari partisipasi public. Bukan hanya sekedar berpedoman pada regulasi secara tertulis. “Melainkan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dengan memilih pemimpin yang berkualitas,” kunci Malonda.(***)








