Bitung,Redaksisulut- Perempatan Pinokalan antara Girian Atas, Asrama Polisi (Aspol), Manembo-nembo, Girian Permai kini Rawan aksi kekerasan hingga memakan korban.
Menurut informasi, kejadian tersebut korban Herman Mangundap (Lago) Ingin mengantarkan saksi Stenly Gahauna (Tendu) pulang kerumah namun saat dijalan, Tendu bersama korban dicegat pelaku.
Saat dicegat, Tendu mengatakan bahwa dirinya bersama Korban turun menanyakan permasalahan, kenapa mereka dijegat ? Sedangkan tidak ada permasalahan.
“Pas turung, dorang langsung cabu Piso, jadi karna merasa terancam kita langsung star motor mo cari bantuan”. Katanya.
- DPRD Sulut Gelar Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Atas LKPD Pemprov Sulut Tahun 2025
- Menenun Harapan dari Ruas Kasamaan–Sembel: Langkah Nyata PLN Hidupkan Ekonomi Desa Tempang Dua Lewat Paving Blok
- Bahas Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Walikota Honandar Hadiri Rakerwil VI APEKSI di Kendari
Ia juga mengatakan bahwa, dirinya sempat keliling kompleks mencari yang masih bangun agar bisa meminta bantuan, namun hanya menemukan satu orang teman dan langsung balik di lokasi kejadian.
“Pas sampe, tamang (korban) solari, mar pelaku dabataria bilang coba Iko, Kong dorang bilang Coba Dusu! Torang Tikam Pa Ngoni”. Kata Tendu dengan nada kecewa.
Dari kejadian ini, Lago sempat bertahan dan Meninggal dunia di RS Manembo-nembo akibat adanya dua luka tusukan.
Menurut informasi, sudah ada 3 orang yang diduga tersangka yang diantaranya sempat mengancam Tendu saat kembali meminta bantuan. (Wesly)








