Bitung,Redaksisulut- Perempatan Pinokalan antara Girian Atas, Asrama Polisi (Aspol), Manembo-nembo, Girian Permai kini Rawan aksi kekerasan hingga memakan korban.
Menurut informasi, kejadian tersebut korban Herman Mangundap (Lago) Ingin mengantarkan saksi Stenly Gahauna (Tendu) pulang kerumah namun saat dijalan, Tendu bersama korban dicegat pelaku.
Saat dicegat, Tendu mengatakan bahwa dirinya bersama Korban turun menanyakan permasalahan, kenapa mereka dijegat ? Sedangkan tidak ada permasalahan.
“Pas turung, dorang langsung cabu Piso, jadi karna merasa terancam kita langsung star motor mo cari bantuan”. Katanya.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
Ia juga mengatakan bahwa, dirinya sempat keliling kompleks mencari yang masih bangun agar bisa meminta bantuan, namun hanya menemukan satu orang teman dan langsung balik di lokasi kejadian.
“Pas sampe, tamang (korban) solari, mar pelaku dabataria bilang coba Iko, Kong dorang bilang Coba Dusu! Torang Tikam Pa Ngoni”. Kata Tendu dengan nada kecewa.
Dari kejadian ini, Lago sempat bertahan dan Meninggal dunia di RS Manembo-nembo akibat adanya dua luka tusukan.
Menurut informasi, sudah ada 3 orang yang diduga tersangka yang diantaranya sempat mengancam Tendu saat kembali meminta bantuan. (Wesly)






