Bitung, Redaksisulut – Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, ikuti acara puncak peringatan Hari Antir Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2022 Secara Virtual di ruang kerja Wakil Wali Kota Bitung. Jumat, (9/12/2022).
Dalam kesempatan Hengky menyampaikan bahwa dalam arahan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri menyampaikan sejumlah arahan dalam rangka Hakordia 2022.
“Korupsi adalah musuh kita bersama dan musuh semua negara. Kita bergerak berbarengan dengan seluruh kekuatan dunia karena korupsi bukan hanya kejahatan yang merusak sendi-sendi kehidupan bukan skala nasional saja bahkan sampai skala global”. Kata Hengky.
Lanjutnya bahwa, Indonesia pulih bersatu berantas korupsi dimana pemberantasan korupsi selaras dengan tema G20 recover together, recover stronger.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Ini merupakan kerja bersama sesama anak bangsa dan jadikan korupsi sebagai musuh kita bersama karena sesuai dengan alinea ke 4 Pembukaan UUD 1945. Ingat Banyak negara gagal mewujudkan tujuannya karena korupsi”. Katanya.
Untuk Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK), meningkat setiap tahunnya. Artinya semua harus sadar dan memiliki perilaku antikorupsi.
“Mari para pejabat yang ada melaporkan LHKPN dan juga gratifikasi. Tindakan pencegahan harus dibarengi dengan tindakan yang membuat efek jera agar memang betul-betul efektif”. Katanya Hengky.
Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin juga menyampaikan hal yang sama yakni korupsi adalah pandemi global karena memiliki sifat korosif dalam segala bidang.
“Pak Wakil Presiden juga menyampaikan bahwa dampak dari krisis multidimensi akan semakin sulit ditangani dengan perilaku koruptif. Pemulihan sosial ekonomi global akan sangat membutuhkan dukungan dari KPK”. Katanya Hengky.
Dalam kesempatan, Pak Wakil Presiden juga mengajak untuk memberikan perhatian kepada kemakmuran tidak akan mungkin dinikmati oleh suatu negara apabila pengelolaan negaranya tumpul (koruptif).
“Upaya pemberantasan korupsi diarahkan oleh perubahan perilaku aparat dan masyarakat serta semangat Indonesia pulih memberantas korupsi menjadi penguat komitmen semua lembaga, kementerian untuk menjalankan rencana kerja pemerintah”. Tambahnya.
turut hadir dalam kegiatan, Asisten 3, Inspektur, Perwakilan Dinas Pendidikan dan Perwakilan Bapenda. (*/Wesly)





