Manado – Warga Desa Tiwoho Kecamatan Wori dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan yang tersangkut di pohon bakau pinggiran pantai Desa Tiwoho yang diduga terbawa arus. Sabtu (23/2) sekitar 02.00 Wita.
Menurut keterangan saksi bernama Karim Sangkilang (35) warga Desa Tiwoho Jaga II Kecamatan Wori, mengatakan kalau saat itu dirinya sedang mencari ikan diseputaran pinggir pantai. Saat sedang asik mencari ikan, tiba tiba saksi melihat ada sesosok mayat bayi yang tersangkut di pohon bakau pinggiran pantai.
“Saat itu saya sedang mencari ikan sekitar 1 kilo dari perkampungan Desa Tiwoho, kemudian saya melihat ada bayi yang tersangkut di pohon bakau. Awalnya saya mengira itu adalah boneka, namun karena penasaran saya memanggil teman saya Usman dan Arif untuk memastikan apakah itu boneka atau mayat,” ujar Karim.
Ternyata itu adalah bayi berjenis kelamin perempuan yang tersangkut di pohon bakau. Sontak saksi bersama dua temannya langsung memberitahukan kejadian tersebut ke pemerintah setempat. Kemudian melakukan evakuasi ke pemukiman warga, mengingat saat itu air laut lagi surut.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel melalui Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tersebut, “Kasus ini masih dalam penyelidikan dan dugaan sementara mayat bayi tersebut hanyut terbawa arus,” pungkasnya. (Dwi)






