Bitung, Redaksisulut – Merasa dirugikan, Marilyn Manoppo dan Neltje Takaliuang didampingi salah satu perwakilan Aliansi Penanggulangan Covid-19 (APC-19) Kota Bitung, Rocky Oroh datangi Polres Bitung. Selasa, (26/5/2020).
Jangan Lupa Baca : https://redaksisulut.com/diduga-atas-nama-lurah-kakenturan-dua-ek-lakukan-pemotongan-uang-bst-sebesar-rp-100-000/
Kedatangan kali ini dengan tujuan untuk melaporkan persoalan pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp. 100.000 (Seratus ribu rupiah) oleh Oknum RT inisial EK yang mengatasnamakan Lurah Kakenturan Dua dengan alasan memberikan partisipasi THR bagi Lurah yang merayakan Idul Fitri 1441H.
Kedatangan dua warga yang didampingi Rocky Oroh ini langsung ditangani Kanit II Tipider Polres Bitung dan langsung dimintai keteranagan terkait pemotongan BST.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
“Kuat dugaan, kasus pemotongan BST dengan dalih partisipasi bukan hanya dialami oleh dua warga Kakenturan Dua tapi menyeluruh. Namun sayangnya para penerima takut untuk melapor”. Kata Rocky.
Ia pun sangat berharap warga yang mengalami kejadian yang sama dengan Ibu Marilyn dan Neltje bisa angkat suara dan tidak mendiamkan hal seperti ini terjadi.
“Saya mengapresiasi kepada Ibu Marilyn dan Neltje yang berani melapor serta meminta didampingi untuk membuat laporan resmi ke Polres Bitung. Semoga laporan ini bisa ditindaklanjuti jajaran Polres”. Kata Rocky.
Sementara itu, Lurah Kakenturan Dua, Aswan Thamin saat di konfirmasi, tidak menanggapi sampai berita diterbitkan dan hanya membaca chat Whatsapp. (Wesly)





