Bitung-Menghadapi musim panas yang berkepanjangan atau el nino, yang dapat berpotensi menimbulkan bencana dan kondisi darurat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Duasudara Kota Bitung memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung.
Fokus kerja sama ini diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih serta dukungan operasional penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Alfred Salindeho, S.E, M.M, dan Plt. Kepala Pelaksana (Kalaks) BPBD Kota Bitung, Welmy Kalangit, S.Sos, M.A.P, Jumat (21/8/2026) di kantor Perumda Air Duaaudara Bitung, yang turut disaksikan Staf Ahli Wali Kota Bitung Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Dr. Drs. Jeffry Wowiling, M.Si., serta Staf Ahli Wali Kota Bitung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Frangky R. Ladi, S.STP., M.A.P
Pada kesempatan tersebut Salindeho mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah konkret Perumda Air Minum Duasudara untuk mengambil bagian dalam memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi situasi darurat.
“Dukungan kami berupa penyediaan air bersih serta BBM untuk menunjang distribusi air kepada masyarakat, terutama ketika terjadi situasi darurat,” ujar Salindeho
Dikatakannya, air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus tetap tersedia meski masyarakat berada dalam kondisi bencana. Karena itu, Perumda memastikan dukungan tidak hanya menyasar distribusi air kepada warga, tetapi juga kebutuhan operasional dalam penanganan Karhutla.
“Dukungan ini juga menjadi bagian dari operasional menghadapi kebakaran hutan dan lahan, khususnya untuk menunjang ketersediaan serta mobilisasi air ke lokasi kejadian,” tandas Salindeho.
Ditambahkannya, kerja sama tersebut tidak sebatas bantuan operasional, tetapi menjadi bagian dari strategi memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai ancaman bencana di Kota Bitung.
“Pertemuan dan kerja sama ini menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi kondisi darurat dan potensi bencana di wilayah Kota Bitung,” katanya.
Sementara itu, Plt. Kalaks BPBD Kota Bitung, Welmy Kalangit, memberikan apresiasi atas dukungan Perumda Air Minum Duasudara tersebut. Menurut Welmy, penanggulangan bencana membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar respons terhadap masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
“Penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi BPBD dan Perumda Air Minum Duasudara diharapkan mampu mempercepat respons ketika masyarakat membutuhkan bantuan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi dalam kondisi darurat,” kata Kalangit.
Dikatakannya, dukungan air bersih dan BBM menjadi elemen penting dalam menunjang distribusi air sekaligus membantu mobilisasi dalam penanganan Karhutla.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting. Dukungan air bersih dan BBM akan sangat membantu proses distribusi air kepada masyarakat maupun mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan,” tandasnya. (hzq)






