Persoalan Pemotongan BST Selesai, Lurah : Untuk RT Akan Di Skorsing Atau Sampai Pada Pemberhentian

Bitung, Redaksisulut – Dengan adanya pemberitaan dan laporan di Polres Bitung, Persoalan pemotongan BST di Kelurahan Kakenturan Dua dinyatakan selesai. Selasa, (26/5/2020).

Baca juga : https://redaksisulut.com/diduga-atas-nama-lurah-kakenturan-dua-ek-lakukan-pemotongan-uang-bst-sebesar-rp-100-000/

Hal itu disampaikan Lurah Kakenturan Dua, Aswan Thamin bahwa dua warga yakni Marilyn Manoppo dan Neltje Takaliuang yang sempat melaporkan permasalahan ini di pihak Kepolisian sudah selesai.

“Dua warga yang melapor ke polres Bitung sudah menandatangani Surat Pernyataan Damai dan sepakat masalah ini telah selesai”. Katanya.

Baca Juga : https://redaksisulut.com/hebat-warga-laporkan-pemotongan-bst-di-polres-bitung-lurah-kakenturan-dua-cuek/

Ia juga mengatakan bahwa permasalahan BST sudah diselesaikan dikantor Lurah bersama tiga orang warga, RT 13 dan Ketua RT dihadapan Asisten 1, Asisten 2, Asisten 3, Inspektur, Kabag Pemerintahan dan Camat Maesa.

“Untuk panggilan terhadap RT, PALA dengan penerima sudah dilakukan dan pada hari ini sudah sampai di penyelesaian dengan penandatanganan Surat Pernyataan Damai dan untuk oknum RT akan diberikan tindakan Tegas sesuai aturan yang berlaku mulai dari Skorsing atau sampai pada pemberhentian”. Tambahnya.

Ini isi surat pernyataan yang di tandatangani di atas materai 6000 :

Surat Pernyataan

Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
1. Nama : Ernie Kapoyos
Tempat/Tgl Lahir : Touliang Oki, 30 Desember 1948
2. Nama : Marilynn Octoviani Manoppo
Tempat/Tgl Lahir : Bitung, 08 Oktober 1982
3. Nama : Neltje Takaliuang
Tempat/Tgl Lahir : Ranotongkor, 28 November 1952
4. Nama : Jeiner Lungkang (isteri)
Tempat/Tgl Lahir : Tagulandang, 11 November 1960

Dengan ini menyatakan sepakat untuk berdamai dan menyatakan bahwa :

1. Sebagai Ketua RT 13 saya tidak akan mengulangi lagi menerima dan atau meminta uang kepada warga dengan mengatasnamakan Lurah Kakenturan Dua dengan alasan apapun terkait Bantuan Sosial Tunai (BST) atau bantuan yang lain, dan memohon maaf atas inisiatif pribadi yang sudah merugikan banyak orang.
2. Kami sebagai warga penerima BST dari wilayah RT 13 dengan ini telah menerima pengembalian uang Rp. 100.000,- (Seratus ribu rupiah) dari Ketua RT 13 dan sepakat damai dan menganggap masalah ini telah selesai.
3. Kami memohon maaf kepada Lurah Kakenturan Dua dan Camat Maesa, karena sesungguhnya tidak pernah meminta dan atau memotong dana BST dari warga.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun.

Bitung, 26 Mei 2020
3. Neltje Takaliuang  4. Jeiner Lungkang
1. Ernie Kapoyos 2. Marilynn Octoviani Manoppo

Mengetahui
Camat Maesa                 Lurah Kakenturan Dua
H. M. Posumah, SIP      Aswan Tamin, SIK, MSI
Nip. 197403231993011001 Nip. 198004222010011002

Saksi – saksi :
Weltje Rading
Kartin Pakaya
Ellen P. Lewan
Wilson Dalegi

(Wesly) 

Related posts

Leave a Comment