Tomohon-Proses uji kompetensi (job fit) dan evaluasi kinerja terhadap 26 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon telah rampung. Hasilnya, segera diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk proses evaluasi lanjutan.
Tim penguji atau panitia seleksi (Pansel) sebelumnya telah menuntaskan seluruh tahapan, mulai dari tes tertulis berupa makalah hingga wawancara terhadap para pejabat eselon II tersebut.
Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, menyampaikan bahwa finalisasi hasil job fit akan segera dikirim ke BKN sebagai bagian dari prosedur yang wajib dilalui sebelum pelantikan dilakukan.
“Hasil job fit ini akan dikirim ke BKN untuk dievaluasi terlebih dahulu. Tentunya Pemkot Tomohon akan mempersiapkan tahapan selanjutnya sesuai dengan rekomendasi dari pihak BKN. Yang pasti, penyegaran birokrasi di lingkup Pemkot Tomohon semakin dekat,” ujar Senduk usai menghadiri Musrenbang RKPD Kota Tomohon, Kamis (12/3/2026).
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Ia menegaskan, pelantikan pejabat baru akan dilaksanakan setelah seluruh tahapan evaluasi memperoleh persetujuan resmi dari BKN. Hal ini dinilai penting guna memastikan tata kelola pemerintahan berjalan profesional dan sesuai regulasi yang berlaku.
Dari total 26 JPT Pratama yang mengikuti evaluasi, sebagian besar merupakan pejabat yang saat ini masih menduduki posisi strategis di lingkungan Pemkot Tomohon.
Langkah percepatan ini, lanjut Senduk, menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama Wakil Wali Kota, Sendy Rumajar, dalam melakukan penataan birokrasi secara terukur, berbasis kinerja, serta taat aturan.
Melalui penyegaran struktur organisasi tersebut, diharapkan efektivitas roda pemerintahan semakin meningkat, sekaligus mendorong kualitas pelayanan publik yang lebih optimal bagi masyarakat Kota Tomohon. (*/Red)





