Tahuna-Bupati Michael Thungari SE, MM dan Wakil Bupati Tendris Bulahari berkomitmen untuk menyelesaikan secara bertahap kewajiban terkait pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang mencapai sekitar Rp 2,4 miliar.
Menurut bupati seusai rapat bersama DPRD Sangihe, Jumat (19/9/2025) saat diwawancara mengatakan, walaupun ditengah keterbatasan fiskal daerah, tetap memenuhi kewajiban tanpa menambah beban fiskal.
“Sebagian besar dinas dan badan telah melakukan efisiensi, termasuk memangkas anggaran perjalanan dinas. Hal ini dilakukan agar pembayaran TPP bisa terpenuhi tanpa menambah beban fiskal,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan langkah penghematan selanjutnya yang dilakukannya adalah dengan menghapuskan rencana pengadaan kendaraan dinas untuk bupati dan wakil bupati pada tahun anggaran 2025.
Baca:Sangihe Dikunjungi 3 Wisatawan Bird Watching Dari Malaysia
“Memang sudah di anggarkan, tapi pembelian kendaraan dinas itu kami hapuskan. Ini momentum yang tepat agar anggaran bisa di alihkan untuk pembayaran TPP,” tegas.
Bupati Thungari menjelaskan untuk detail teknis penghapusan anggaran, maupun skema pembayaran TPP masih menunggu penjelasan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Pemerintah juga akan menaruh perhatian serius pada persoalan aset daerah yang menurut Bupati hingga kini masih bermasalah yang sudah menjadi sorotan ditingkat provinsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Banyak aset yang masih bermasalah dan ini pekerjaan rumah kita untuk lima tahun ke depan. Harapannya, semua aset pemerintah bisa memberi dampak positif dan di manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Thungar. (Yoss)








