Morut-Bupati Morowali Utara (Morut), Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, menegaskan, bahwa dirinya tetap berkomitmen penuh untuk membangun Infrastruktur jalan dan jembatan di bumi tepo asa aroa tercinta ini.
Pernyataan tersebut, ditegaskan Bupati Delis, saat memberikan sambutan pada puncak Perayaan HUT Ke – 105 Desa Tontowea, di balai desa Tontowea, Kamis (22/06/2023).
Hadir dalam kegiatan itu, Ketua TP PKK Morut, Febriyanthi Hongkiriwang Apt Ssi, Kacabjari Kolonodale, Andreas Admajie SH MH, Kadisparpora Morut, Gatot Susilo Eko Budiyanto SKom, Forkopimda Petasia Barat, Kades Tontowea, Salmon Toganti STh, para Kades dan Ketua BPD di Petasia Barat, serta ratusan masyarakat Tontowea.
Bupati Delis, mengatakan, beberapa waktu sebelumnya pihaknya telah menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Balai Kementrian PUPR, terkait bantuan dana Inpres untuk pembangunan ruas jalan Panca Makmur (Soyo Jaya)-Tontowea (Petasia Barat) sebesar Rp 115 Milyar untuk Tahun Anggaran (TA) 2024 nantinya.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Kita berdoa bersama agar dana inpres ini tidak ada perubahan lagi, sehingga proses pembangunan ruas jalan di wilayah ini, akan semakin baik dan memadai nantinya, ” katanya.
Sekaitan dengan proses pembangunan di desa, pihaknya berharap, semua stakehoulder yang ada di desa, bisa bersinergi dan berkolaborasi secara bersama – sama, agar program pembangunan yang dijabarkan bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.
“Membangun desa bukan hanya tugas Kades, tetapi menjadi tanggung jawab semua masyarakat yang ada di desa, ” ujar Orang Nomor Satu di Morut itu.
Sementara itu, Kades Tontowea, Salmon Toganti, sangat berharap kiranya momentum HUT ke -105 Tontowea kali ini, menjadi semangat dan spirit baru bagi masyarakat untuk bisa memaknai sejarah, serta memperkokoh persaudaraan dalam kebersamaan antar umat beragama, suku, dan budaya, mewujudkan kepedulian antar Pemerintah dan masyarakat, membangun bersama, menggali potensi Sumber Daya Alam ( SDA) dan Sumber Daya Manusia ( SDM) bagi terwujudnya Tontowea Inienggu Moroso ( kuat).
“Tontowea merupakan desa yang memiliki keberagaman suku, agama, dan adat istiadat yang berbeda – beda, tetapi menjadi satu dalam kebinekaan yang kuat, “ujarnya. (NAL)







