Morut-Memasuki H-3 pelaksanaan Bulan Puasa Ramadhan 1445 Hijriah/2024 Masehi yang diperkirakan jatuh pada tanggal 11 Maret 2024, harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti halnya ayam potong di Pasar Tradisional Ponteoa Beteleme Kecamatan Lembo,Kabupaten Morowali Utara (Morut), mengalami kenaikan cukup signifikan.
Pantauan media ini, di Pasar Tradisional Penteoa Beteleme, Jumat (08/03/2024), harga ayam potong yang sebelumnya berada dikisaran Rp. 65 ribu, memasuki H-3 bulan Puasa Ramadhan harganya mencapai Rp. 80 ribu.
Salah seorang pedagang ayam potong yang di konfirmasi di Pasar Ponteoa Beteleme, Ridwan Lira, menjelaskan, kenaikan harga ayam potong tersebut sering kali terjadi setiap memasuki Bulan Puasa Ramadhan. Sementara itu, disisi lain penyebab naiknya harga ayam potong tersebut, dipicu karena mayoritas stoknya berasal dari luar Morut.
“Lumrahnya setiap menjelang hari-hari besar keagamaan, seperti Bulan Puasa, harga sejumlah kebutuhan pokok, seperti ayam potong mengalami kenaikan. Selain itu juga, karena sebagian besar stok yang di perjual belikan di pasar, sumbernya berasal dari luar daerah, seperti Makasar,Palopo dan beberapa daerah lainnya, ” jelasnya.
- Ekonomi Sulut Tetap Tumbuh Ditengah Ketidakpastian Global,Daya Beli Masyarakat Dan Kesejahteraan Petani Menjadi Perhatian Utama
- Wujudkan Keadilan Energi, Gubernur Yulius Perjuangkan Listrik di Daerah Terpencil : Bukti Nyata Kerja untuk Rakyat
- Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy : Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket
Terpisah, salah seorang warga Beteleme, Yoksan, sangat berharap, agar kenaikan harga ayam potong jelang Bulan Puasa tersebut, bisa kembali relatif stabil seperti biasanya.
“Kami juga berharap, ada sentuhan dari Instansi terkait, untuk menjawab persoalan yang terjadi saat ini. Apalagi mayoritas harga-harga kebutuhan pokok dimasyarakat, juga bisa dipastikan ikut bergerak naik,” harapnya. (NAL)






